IndexFeatured

thumbnail

Registrasi kartu prabayar terakhir 28 Februari 2018


pengguna baru dan pelanggan lama kartu prabayar
Menteri Komunikasi dan Informatika
(Sumber http://diskominfo.probolinggokab.go.id/)
www.mie-indonesia.com Registrasi kartu prabayar terakhir 28 Februari 2018, selanjutnya..., 
Ketika menonton berita petang di salah satu televisi swasta ketika muncullah Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan bahwa semua kartu prabayar harus di registrasi sebelum tanggal 31 Oktober 2017, sayapun sempat tersentak dan fokus dengan berita tersebut. Ada 2 hal yang langsung timbul dalam pikiran saya yaitu 1)repot lagi, 2)mungkin ini kabar baik yang saya tunggu dari dulu.

Setelah mencari informasi dari berbagai sumber (tentunay kompas.com) dapatlah saya ketahui bahwa Menkominfo mengharuskan agar baik pelanggan lama maupun calon pelanggan baru harus melakukan registrasi maka kewajiban ini tidaklah merepotkan demi tujuan pemerintah yang baik. Namun, sesuai point 2) di atas yang menjadi kabar baik bagi saya dan mungkin juga semua pengguna jasa telekomunikasi yang menginginkan komunikasi yang sopan tentunya membawa dampak positif yaitu para pemilik hp tentunya akan lebih mudah lagi ditertibkan dan bisa dikontrol oleh pemerintah. Dengan demikian aksi-aksi teror dengan membeli SIMCARD baru untuk melakukan teror atau telepon-telepon dan pesan-pesan gelap dari orang yang tidak dikenal bisa diminimalir, baik oleh pihak Kominfo, operator cellular, bahkan pihak keamanan yang berwenang.

Prosedur  Registrasi Kartu SIM Prabayar

Menurut Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), data yang wajib dimiliki oleh para penggunan sim prabayar adalah  nomor NIK pada KTP dan nomor KK, prosedur selanjutnya tergantung pada operator SIM CARD masing-masing.
registrasi ulang pelanggan lama paling lambat 28 februari 2018

Para pengguna kartu prabayar baru untuk operator Indosat, Telkomsel, XL Axiata, Hutchison Tri Indonesia (Tri), dan Smartfren dapat melakukan registrasi dengan mengirim SMS ke 4444, namun ada sedikit perbedaan dalam format SMS-nya.

Format pendaftaran untuk pengguna kartu prabayar baru Tri, Smartfren, dan Indosat dilakukan dengan mengirim SMS dengan format: (16 digit NIK)#(16 digit nomor KK).

Pengguna kartu prabayar baru XL mesti mengirim SMS dengan format: DAFTAR#(16 digit NIK)#(16 digit nomor KK).

Sedangkan pengguna kartu prabayar baru Telkomsel mengirim SMS dengan format: REG#(16 digit NIK)#(16 digit nomor KK).
Instruksi Menkominfo, Pengguna kartu prabayar baru diwajibkan untuk mendaftarkan NIK dan nomor KK mulai 31 Oktober 2017 mendatang. 
Khusus pelanggan kartu prabayar lama, baik Telkomsel, XL Axiata, Indosat, Tri, atau Smartfren bisa mendaftar ulang melalui SMS ke 4444 dengan format: ULANG#(16 digit NIK)#(16 digit nomor KK).
Instruksi Menkominfo, Pelanggan kartu prabayar lama diwajibkan untuk mendaftar ulang dengan waktu paling lambat pada  28 Februari 2018 mendatang. 
Selain metode SMS, calon pengguna juga bisa mendaftarkan diri melalui gerai, situs, atau aplikasi milik masing-masing operator.

Registrasi baru dan ulang ini wajib dilakukan oleh pengguna. Jika tidak, ada sanksi menanti. Salah satunya, nomor tidak bisa digunakan lagi.

Sanksi bagi pelanggan dan operator

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah mewajibkan pelanggan telekomunikasi untuk mendaftarkan atau registrasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang ada di KTP dan nomor kartu keluarga (KK) dalam nomor prabayar yang digunakan.

Jika ada pelanggaran pada kewajiban ini, ada sanksi yang akan diberlakukan bagi pelanggan, maupun operator terkait sebagaimana tertera berikut ini :

Menurut  Pasal 22 (Peraturan Menteri Kominfo Nomor 12 tahun 2017). Isinya berupa sanksi administrasi sampai pencabutan izin bagi operator," kata Menkominfo Rudiantara di hadapan awak media, Rabu (11/10/2017).

"Kalau tidak registrasi, calon pelanggan tidak bisa mengaktifkan kartu perdana dan nomor pelanggan lama akan diblokir secara bertahap," imbuhnya.

Sebelumnya, Menkominfo Rudiantara mengumumkan bahwa pelanggan seluler, baik baru maupun lama, mesti registrasi NIK dan nomor KK miliknya. NIK dan nomor KK tersebut selanjutnya akan diverifikasi kebenarannya berdasarkan database kependudukan milik Dinas Kependudukan dan Kantor Catatan Sipil (Dukcapil), Kementerian Dalam Negeri.

"Operator kami beri password untuk bisa mengakses dan mencocokkan data dengan kecepatan hingga 1 juta NIK per hari. Kalau sekarang dari enam operator rata-rata sudah mengakses 170.000 NIK per hari," ucap Dirjen Dukcapil, Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakhrullah.

"Kami jamin operator hanya bisa melihat data saja, tidak mengubahnya. Karena akses yang diberikan kan berbeda. Data yang bisa dilihat nanti verifikasi NIK, nomor KK, nama, tempat tanggal lahir, serta alamat. Jadinya masing-masing nomor seluler, akan langsung terhubung ke NIK. Bisa diketahui data pemiliknya," imbuhnya.

Sekali lagi, kewajiban mendaftarkan NIK dan nomor KK akan mulai dicanangkan mulai 31 Oktober 2017 untuk para pengguna baru. Selain itu, pelanggan lama juga diwajibkan untuk mendaftar ulang dengan waktu paling lambat pada 28 Februari 2018 mendatang.

Source : http://tekno.kompas.com/read/2017/10/12/20180027/begini-cara-registrasi-kartu-sim-prabayar

Semoga postingan "Registrasi kartu prabayar terakhir 28 Februari 2018" akan bermanfaat bagi seluruh pengguna telekomunikasi di Indonesia khususnya bagi pengguna kartu prabayar baru dan pelanggan kartu prabayar lama agar patuh pada instruksi langsung dari Menkominfo demi semakin tertibnya penggunaan perangkat komunikasi yang kita miliki.

Jadilah mitra atau partner kami untuk mendapatkan aneka informasi atau artikel terbaru, serta mendapatkan file-file otomatis untuk siap di download, dengan mendaftar melalui SAYA INGIN MENJADI PARTNER, selanjutnya selesaikan 2 tahapan konfimasi email anda, yaitu mengisi email anda dan mengetik kombinasi angka atau huruf pencegah spam di kotak EMAIL SUBSCRIPTION REQUEST.

Terima kasih bagi pembaca yang sudah melihat, membaca, dan men-follow serta men-share artikel ini.

☺☺ MotivasiInspirasi dan Edukasi Indonesia☺☺
thumbnail

Ringkasan matematika UN 2018 #Persamaan Garis Lurus

bangunan yang dirancang memakai garis lurusmie-indonesia.com Ringkasan matematika UN 2018 #Persamaan Garis Lurus selanjutnya........ atau lihat dulu @Daftar Isi


Jika kita mengunjungi suatu kota atau mancanegara salah satu hal yang tidak luput selain tempat shopping, tempat kuliner atau wisata adalah mengagumi salah satu bangunan yang telah ikon di tempat tersebut. Kita tidak peduli siapa yang merancang atau membuat bangunan tersebut, yang penting bangunannya keren, unik, dan atau cantik.

Bangunan yang dirancang oleh seorang arsitek dan dibuat konstruksinya oleh insinyur sipil tentunya berasal dari suatu gambar dengan menggunakan skala perbandingan tertentu dan perhitungan-perhitungan yang tentunya harus akurat dan presisi. Kalau kita perhatikan dengan teliti lagi, imajinasi seorang perancang yang menjadi kenyataan dalam bentuk bangunan yang dimulai dari kertas gambar ternyata hanya menggunakan garis-garis lurus atau lengkung saja.

Pembahasan kali ini tentang persamaan garis lurus, teorinya seperti terangkum dalam topik "ringkasan materi matematika SMP siap Ujian Nasional (UN) 2018" seperti tertera di bawah ini.

1) Gradien Persamaan Garis Lurus

Bentuk umum persamaan garis lurus adalah :
  • ax + by + c = 0
  • ax + by = c
  • y = mx + c
dengan x dan y merupakan variabel, sedangkan a, b, m adalah koefisien, dan c adalah konstantanya.
Gradien suatu garis lurus ditentukan sebagai berikut :
gradien persamaan garis lurus
Nilai perubahan y dan x merujuk pada aturan dalam koordinat Cartesius. Perubahan y bernilai negatif jika arah panah turun, bernilai positif jika arah panah naik. Perubahan x bernilai negatif jika arah panah ke kiri, bernilai positif jika arah panah ke kanan. Sebagai contoh, gradien garis k pada gambar di atas yaitu :
Tanya : apakah sebenarnya gradien itu ?
Gradien adalah nilai kemiringan atau kecondongan suatu garis. Gradien bernilai negatif bila miring ke KIRI (seperti contoh gambar di atas), sebaliknya gradien bernilai positif bila miring ke KANAN. Cara ingatnya : MiKiriN artinya "Miring Kiri Negatif".

2) Menentukan Persamaan Garis
a. Kedudukan Dua Garis
Kedudukan dua garis berikut.
Bila gradien garis pertama m1 nilainya berkebalikan dan berlawanan tanda dengan gradien garis kedua m2, maka kedua garis tersebut akan saling berpotongan tegak lurus.
b. Persamaan Garis
Cara menentukan persamaan garis yang diketahui unsur-unsurnya sebagai berikut.


3) Grafik Persamaan Garis Lurus
Gambar grafik persamaan garis lurus diperoleh dengan cara berikut.
a. Gambarlah koordinat Cartesius.
b.Tentukan titik potong sumbu X dengan y = 0 jadi titiknya menjadi (x1, 0), kemudian titik potong sumbu Y, dengan x = 0 sehingga titiknya menjadi (0, y1).
c. Hubungkan kedua titik potong (x1, 0) dengan (0, y1) dengan menarik garis lurus melalui kedua titik tersebut.


Contoh Soal

1) Tentukan gradien persamaan garis 5x - 2y = 6
Jawab :
2) Tentukan kedudukan garis y = –2x + 5 dengan garis berikut 2x - 4y = 5
Jawab :
*)Berdasarkan teori 1) d. bentuk persamaan y = mx + c akan bergradien m, sehingga :
y = -2x + 5 akan memiiki m1 = -2; kemudian bila 2x - 4y = 5 kita ubah menjadi 
2x - 5 = 4y atau 4y = 2x -5, dengan demikian m2 = 2/4 atau m2 = 1/2. Karena nilai gradien m1 berkebalikan dan berlawanan tanda dengan gradien m2, maka kedudukan kedua garis tersebut akan berpotongan saling tegak lurus. Ingat, -2 itu kebalikan dan berlawanan tanda dengan +1/2.


Soal-soal latihan

1) Tentukan persamaan garis yang melalui titik (1, 2) dan tegak lurus garis y = -2x + 5.

2) Gambarkan grafik dari persamaan garis y = 2x - 5


3) Tentukan persamaan garis yang melalui titik (2, -1) dan (4, 2)


Setelah mempelajari teori di atas, ke-tiga soal yang tersaji akan dibahas penyelesaiannya seperti tampak pada video di bawah ini, atau klik YOUTUBE disini 
Semoga postingan "Ringkasan matematika UN 2018 #Persamaan Garis Lurus"  akan bermanfaat bagi siswa untuk belajar mandiri, bagi guru sebagai bahan referensi untuk mengajar, serta seluruh insan pencinta matematika yang membutuhkan teori, soal dan video tentang matematika.

☺☺ Thanks.  MotivasiInspirasi dan Edukasi Indonesia☺☺
thumbnail

UN 2018 Matematika - himpunan

cara menata barang di swalayan dengan konsep himpunanmie indonesia dot com UN 2018 Matematika - himpunan  selanjutnya........, atau lihat dulu @Daftar Isi


Dalam kehidupan sehari-hari, bila kita ke swalayan ingin mencari barang tertentu dan bertanya ke pramuniaga, maka dengan sigap dan cepat pramuniaga tersebut akan dengan mudah mencarikan dan menemukan apapun jenis barang yang kita butuhkan. Mengapa hal  tersebut bisa terjadi dengan mudah? 


Jawaban pertanyaan tersebut tentu karena adanya solusi yang tepat dengan menerapkan konsep himpunan yaitu managemen swalayan tersebut telah mengelompokkan barang-barang tersebut menurut jenisnya, bahannya, keperluan, dan sebagainya, serta kalau perlu disusun menurut abjad. Tujuan utamanya tentu agar barang-barang swalayan tertata rapi dan konsumen mudah menemukannya. Misalnya saja mengelompokkan minuman menurut kadar alkhol, ukuran botol, bahan kemasan, warna kemasan, satu pabrikan sejenis, dan sebagainya . Cara mengelompokkan barang-barang atau benda-benda menurut jenis atau kriteria tertentu tersebut dikenal dengan nama "Himpunan".

Teorinya seperti terangkum dalam topik "ringkasan materi matematika siap Ujian Nasional SMP (UN) 2018" seperti tertera di bawah ini.


1. Pengertian Himpunan

Himpunan adalah kumpulan benda atau objek yang jelas anggota-anggotanya.
Contoh :
\(\begin{array}{l}A = \{ bilangan\;prima\;kurang\;dari\;10\} \\5\;anggota\;himpunan\;A,\;ditulis\;5\;\; \in \;A\\6\;bukan\;anggota\;himpunan\;A,\;ditulis\;6 \notin A\\Himpunan\;A\;dapat\;dituliskan\;:\\A = \{ x/x < 10,\;x\;bilangan\;prima\} \;atau\\A = \{ 2,\;3,\;5,\;7\} \end{array}\)

2. Operasi Himpunan



gambar irisan dua himpunan


gabungan dari dua himpunan
selisih dari dua himpunan
komplemen dari dua himpunan
Contoh Soal
contoh penyelesaian soal himpunan

2) Di kelas 9A terdapat 36 orang siswa. Setelah didata terdapat 7 orang gemar IPA, 9 orang gemar matematika, dan 5 orang siswa gemar keduanya. Banyak siswa yang tidak gemar keduanya adalah...
Jawab 
Soal-soal latihan

1) Dari 30 orang warga kampung terdapat 13 orang gemar tenis meja, 16 orang gemar badminton, dan 8 orang tidak gemar tenis meja maupun badminton. Berapa banyak warga kampung yang hanya gemar tenis meja?

2) Diketahui himpunan P dan Q sebagai berikut. 

    P = {bilangan asli kurang dari 8}
    Q = {bilangan ganjil kurang dari 12}
    \[Hasil\;dari\;P \cap Q\;adalah...\]

Setelah mempelajari teori di atas, ke-dua soal yang tersaji akan dibahas penyelesaiannya seperti tampak pada video di bawah ini, atau klik YOUTUBE disini 

Semoga postingan "UN 2018 Matematika - himpunan akan bermanfaat bagi siswa untuk belajar mandiri, bagi guru sebagai bahan referensi untuk mengajar, serta seluruh insan pencinta matematika yang membutuhkan teori, soal dan video tentang matematika.

☺☺ Thanks.  MotivasiInspirasi dan Edukasi Indonesia☺☺
thumbnail

Cara menulis skripsi yang benar



panduan penulisan skripsi
Kesibukan Skripsi Mahasiswi
mie-indonesia.com ☺ Saat menjelang ingin jadi "mantan penghuni kampus" yang dipikirkan mahasiswa/wi adalah bisa menyelesaikan "tugas sakral" yang wajib hukumnya kalau tidak mau disebut "tua di kampus", adalah segera menyelesaikan tugas akhir atau skripsi. Banyak mahasiswa kadang belum siap dengan 2 kendala utama yaitu mencari judul tugas akhir serta bagaimana cara atau teknik penulisan skripsi yang benar. Sebagai mantan penghuni kampus, saya ingin membantu keponakan saya dan juga siapapun anda dengan memberikan informasi panduan "cara menulis skripsi yang benar", kiranya bisa menjadi solusi 2 kendala utama mahasiswa seperti penjelasan di atas.

Adapun isi panduan penulisan skripsi yang baik dan benar adalah sebagai berikut :

I. Pendahuluan 

1.1. Latar Belakang
1.2. Tujuan
1.3. Ruang Lingkup 
1.4. Penelitian dan Penulisan Tugas Akhir
1.5. Etika Penulisan Karya Ilmiah
1.6. Format Pengetikan Tugas Akhir  

II. Struktur dan Pola Umum Dokumen Tugas Akhir 

2.1. Struktur dan Pola Umum Bagian Awal 
2.2. Struktur dan Pola Umum Bagian Utama 

2.3. Struktur dan Pola Umum Bagian Akhir 

III.Tata Bahasa dan Gaya Penulisan


3.1. Perhurufan 

3.2. Pengejaan Kata 

3.3. Pemenggalan Kata 

3.4. Penulisan Kata 

3.5. Aspek Gaya Penulisan 

IV. Sistem Penulisan (Angka, Lambang, Istilah, dan Tata Nama Ilmiah) 

4.1. Angka dan Bilangan 
4.2. Biologi

V. Referensi 

5.1. Buku 40 
5.2. Bab dalam buku
5.3. Paper/Makalah konferensi (conference paper)
5.4. Artikel Jurnal
5.5. Skripsi/Thesis/Disertasi
5.6. Laporan
5.7. Halaman web (web page)
5.8. Tabel, Gambar, Diagram  
5.9. Hak Paten
5.10. Standarisasi
5.11. Peta
5.12. Komunikasi Pribadi (Personal Communication) 

VI. Presentasi Data 

6.1. Tabel
6.2. Gambar 

***************************** selanjutnya..................******************

1.1. Latar Belakang


Tugas Akhir (TA) didefinisikan sebagai karya ilmiah yang disusun menurut kaidah keilmuan dan ditulis berdasarkan kaidah Bahasa Indonesia, di bawah pengawasan atau pengarahan dosen pembimbing, untuk memenuhi kriteria-kriteria kualitas yang telah ditetapkan sesuai keilmuannya masing-masing.Tugas akhir yang dalam hal ini outputnya adalah skripsi, merupakan bench-mark perjalanan seorang mahasiswa dalam memperoleh gelar sarjana strata satu yang juga merupakan titik ukur perjalanan akademis individu tersebut dalam menuntut ilmu pada tingkat universitas khususnya di Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Hasanuddin. 



Melalui panduan ini diharapkan mahasiswa yang akan maupun sedang dalam proses penulisan tugas akhir dapat menyelesaikan proses penulisan dengan baik dan menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas.  Selain itu, tulisan tugas akhir yang baik dapat memberikan peluang yang lebih banyak bagi para penguji untuk lebih memfokuskan diri terhadap perbaikan isi tugas akhir yang dapat berdampak positif bagi peningkatan kualitas tugas akhir.  Lebih jauh, tulisan yang baik dan berkualitas akan juga memberikan peluang yang besar terhadap karya ilmiah tersebut untuk dapat diterbitkan pada jurnal ilmiah ataupun karya ilmiah lainnya. 


1.2. Tujuan 


Penyusunan panduan tugas akhir ini pada hakikatnya adalah bertujuan untuk: 
a. Memberikan soft skill bagi mahasiswa agar dapat merangkum, mengaplikasikan, menuangkan, memecahkan permasalahan, keterampilan, ide dan masalah dalam bidang keahlian tertentu secara sistematis, logis, kritis dan kreatif, didukung data/informasi yang akurat dengan analisis yang tepat dalam bentuk karya tulis 
“skripsi”.  
b. Mampu membentuk sikap mental ilmiah mahasiswa yang dihasilkan dari Program Studi Kehutanan.  
c. Memberikan tuntunan dalam praktik penulisan tugas akhir. 

1.3. Ruang Lingkup 

Tugas akhir yang dimaksudkan dalam buku panduan ini adalah tugas akhir yang dibuat sebagai salah satu syarat dalam menyelesaikan pendidikan Sarjana Strata Satu (S1) pada Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Hasanuddin. 

1.4. Penelitian dan Penulisan Tugas Akhir

Tugas akhir (TA) adalah syarat mutlak bagi seorang mahasiswa untuk dapat  menyandang gelar kesarjanaan di bidangnya sekaligus merupakan salah satu perwujudan dari Tridarma Perguruan Tinggi. Tugas akhir secara umum dapat dihasilkan dari proses penelitian, perancangan (desain), pemodelan, maupun studi/kajian literatur (desktop analysis).  Tugas akhir haruslah memiliki karakteristik khusus seperti:  
a. Adanya perumusan masalah untuk penelitian dan ide untuk perancangan  
b. Judul tugas akhir dipilih sendiri oleh mahasiswa dan/atau diarahkan oleh dosen pembimbing  
c. Didasarkan pada pengamatan laboratorium/lapang (data primer) dan/atau analisis data sekunder  
d. Harus ada ketertiban metodologi  
e. Di bawah bimbingan berkala dan teratur oleh dosen pembimbing  
f. Harus cermat dalam sajian (tata tulis ilmiah atau aturan gambar)  
g. Dipresentasikan dalam forum seminar  
h. Dipertahankan dalam ujian lisan di depan tim dosen penguji. 

1.5. Etika Penulisan Karya Ilmiah 

Salah satu harapan besar bagi Perguruan Tinggi adalah dapat mencetak lulusan-lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi dalam bidang keilmuannya saja namun juga memiliki keterampilan, sikap mental yang baik serta berakhlak mulia selaras dengan Tridarma Perguruan Tinggi.  Oleh sebab itu, proses penelitian dan tugas akhir adalah merupakan cerminan dari pembinaan yang dilakukan selama proses perkuliahan berlangsung sekaligus sebagai tempat dalam menempa dan mengasah sikap dan keterampilan tersebut. Mahasiswa didorong untuk mengembangkan dan memantapkan kebebasan ilmiah namun tentu saja haruslah diatur dalam sebuah pedoman moral yang dikenal dengan etika.  Etika akademis sangat menekankan akan kejujuran dalam mencari dan menemukan kebenaran serta mengungkapkannya.  Dalam penulisan karya ilmiah inilah mahasiswa juga mulai diperkenalkan etika penulisan karya ilmiah yang mengedepankan kejujuran, khususnya dalam hal tidak menggunakan hasil pemikiran/ temuan/ teori yang dimiliki ilmuwan lain yang sudah ada, tanpa menyebutkan namanya sebagai acuan untuk karya tulis ilmiah.  

Dipandang dari sudut etika akademis, suatu karya ilmiah haruslah bersifat obyektif (berdasarkan kondisi faktual), up to date (yang ditulis adalah merupakan perkembangan ilmu yang paling akhir), rasional (yang berfungsi sebagai wahana penyampaian kritik timbal-balik), reserved (jujur, lugas, dan tidak bermotif pribadi), serta efektif dan efisien.  Dengan demikian mahasiswa dalam melakukan penelitian dan penulisan tugas akhir mahasiswa harus berpegang teguh pada etika akademis yang mana sebagai seorang peneliti harus membaktikan diri pada pencarian kebenaran ilmiah untuk memajukan ilmu pengetahuan, menemukan teknologi, dan menghasilkan inovasi bagi peningkatan peradaban dan kesejahteraan manusia (Manalu, 2013a). 

Manalu (2013a) menyatakan bahwa penelitian ilmiah dibangun atas dasar kepercayaan (trust) sehingga data atau pun informasi yang dilaporkan oleh ilmuwan adalah benar dan valid adanya.  Selain itu, penelitian diyakini sebagai cerminan usaha yang jujur dari ilmuwan untuk menjelaskan fenomena alam secara akurat dan jelas dimana hal ini hanya dapat dipertahankan jika tata nilai dalam pelaksanaan penelitian (scientific conduct) tetap dijunjung tinggi. 

Praktik yang melanggar kode etik penulisan karya ilmiah adalah fabrikasi (mengarangngarang data), falsifikasi (mengubah data supaya hasil sesuai dengan kemauan peneliti/pembimbing/sponsor), dan plagiarism (Manalu, 2013b).  Terkait plagiarism perlu mendapatkan perhatian bagi mahasiswa dan juga dosen pembimbing khususnya bila di kemudian hari karya ilmiah tersebut akan dipublikasikan.  Plagiarism merupakan praktik yang sering dilakukan di kalangan akademisi yang sering kali terjadi secara tidak sengaja maupun sengaja. Plagiarism didefinisikan sebagai suatu kegiatan yang mengambil ide, data atau pun tulisan orang lain tanpa menyebutkan sumbernya atau mengakui pemiliknya (Menteri Pendidikan RI, 2010; Manalu, 2013b). 
Plagiarisme terbagi menjadi dua kategori yaitu plagiarism atas karya orang lain dan atas karya sendiri (Australian Government, 2007; Manalu, 2013b).  Plagiarisme yang dilakukan atas karya sendiri (auto-plagiarism) yaitu apabila peneliti membuat publikasi data penelitian yang sama secara berulang-ulang pada artikel ilmiah yang berbeda atau membagi-bagi atau memecah data penelitian yang harusnya menjadi satu kesatuan dan diterbitkan menjadi artikel yang berbeda (Manalu 2013b).  Satu data hasil penelitian hanya boleh sekali diregistrasi/dipublikasi.  

Peraturan mengenai plagiarism atas karya orang lain telah diatur dan ditetapkan secara hukum dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 17 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Plagiat di Perguruan Tinggi (Menteri Pendidikan RI, 2010). Secara jelas dalam peraturan tersebut didefinisikan bahwa plagiat adalah perbuatan secara sengaja atau tidak sengaja dalam memperoleh atau mencoba kredit atau nilai untuk suatu karya ilmiah, dengan mengutip sebagian atau seluruh karya dan/atau karya ilmiah pihak lain yang diakui sebagai karya ilmiahnya, tanpa menyatakan sumber secara tepat dan memadai. 

1.6. Format Pengetikan Tugas Akhir 

Skripsi adalah suatu bentuk karya tulis ilmiah berupa paparan tulisan hasil penelitian bagi Sarjana Strata Satu (S1) yang membahas suatu permasalahan/fenomena dalam bidang ilmu tertentu melalui proses pengambilan dan pengolahan data (penelitian) dengan menggunakan kaidah-kaidah yang berlaku. Skripsi bertujuan agar mahasiswa mampu menyusun dan menulis suatu karya ilmiah, sesuai dengan bidang ilmunya sehingga mampu memadukan pengetahuan dan keterampilannya dalam memahami, menganalisis, menggambarkan, dan menjelaskan masalah yang berhubungan dengan bidang keilmuan yang diambilnya. Skripsi merupakan persyaratan untuk mendapatkan status sarjana (S1) di setiap Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang ada di Indonesia. Istilah skripsi sebagai tugas akhir sarjana hanya digunakan di Indonesia (Gunawan,  dkk., 2008). 

Agar format pengetikan tugas akhir ini bisa menghasilkan karya tulis ilmiah yang baik dan benar, maka ada 2 hal yang perlu diperhatikan yaitu :
A. Struktur Skripsi
B. Format Pengetikan

Penjelasan selanjutnya yaitu.....
A. Struktur Skripsi
Secara umum skripsi terdiri atas bagian awal, utama, dan bagian akhir. Bagian awal dimulai dari halaman sampul luar, halaman judul, halaman pengesahan, abstrak, kata pengantar, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, sampai daftar lampiran. Bagian utama merupakan inti dari skripsi, secara garis besar berisi pendahuluan, tinjauan pustaka, metode penelitian, hasil dan pembahasan serta kesimpulan. Bagian akhir berisi daftar pustaka dan lampiran-lampiran. Tiaptiap bagian tersebut diuraikan secara rinci pada bab-bab selanjutnya

B. Format Pengetikan
Format pengetikan skripsi bagi mahasiswa Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan diatur sebagai berikut:

1. Skripsi diketik menggunakan kertas HVS putih 70 atau 80 g berukuran A4 (21 cm x 29,7 cm).

2. Huruf yang digunakan ialah Times New Roman dengan ukuran font 12 untuk teks. Judul bab menggunakan ukuran font 14 dan sub bab pertama dengan ukuran font 13. Sementara bagi sub-sub bab menggunakan font 12. Semua judul dan sub bab dicetak tebal.

3. Naskah diketik dengan spasi 1,5 pada halaman dengan pinggiran margin 4 cm dari tepi kiri dan 3 cm dari kanan, atas, serta bawah kertas.

4. Ukuran ketikan catatan kaki (footer) dan entri dalam tabel atau gambar harus lebih kecil dari ukuran font 12 namun tidak lebih kecil dari ukuran font 8 (font 8-10).

5. Kutipan langsung diketik dengan spasi 1, dengan seluruh blok kutipan diberi indent 1 cm yang diawali dan diakhiri oleh tanda kutip (“). Bila diperlukan, gunakan huruf miring, bukan garis bawah.

6. Naskah diketik pada satu muka halaman, tidak diketik timbal balik.

7. Setiap awal paragraph dimulai dengan indent 1 cm (8 ketuk spasi).

8. Naskah diketik dalam satu kolom.

9. Setiap halaman diberi nomor. Nomor halaman diletakkan di sebelah kanan bagian bawah dengan tidak melanggar batas pias dan memiliki jarak 1,5 spasi dari baris terakhir teks. Nomor halaman tidak ditampilkan pada halaman yang memuat judul bab dan halaman sampul. Penulisan nomor halaman mulai dari Pendahuluan hingga Lampiran menggunakan angka Arab (1,2,3, dan seterusnya) sedangkan penulisan halaman sampul hingga daftar lampiran (bagian awal skripsi) menggunakan angka romawi kecil (i, ii, iii, dan seterusnya). 

10. Penulisan judul bab pada isi naskah tugas akhir tidak menggunakan kata Bab.  Judul ditulis tepat di tengah margin dengan menggunakan huruf kapital, tebal, dan ukuran font 

14 dengan penomoran angka romawi besar. Jarak antara judul bab dengan sub bab pertama atau paragraf pertama adalah spasi 3.

11. Sub bab pertama ditulis dengan menggunakan huruf tebal (font 13) dengan huruf kapital pada setiap awal kata dan diletakkan di tepi kiri margin (rata kiri). Penomoran sub bab pertama ditulis dengan menggunakan angka arab yang didahului dengan nomor bab dan diikuti oleh urutan penomorannya (contoh: 1.1., 1.2, dan seterusnya). Jarak antara sub bab pertama dengan sub bab berikutnya atau paragraf yang mengikutinya adalah spasi 2.5.

12. Sub bab tingkat kedua diletakkan sejajar dengan sub bab pertama, ditulis dengan huruf tebal berfont 12 dengan huruf kapital pada setiap awal kata dan diberi nomor sesuai dengan urutan penomoran berdasarkan tingkatan sub bab pertamanya (contoh: 1.1.1, 1.2.1).  Jarak antara sub bab kedua dengan sub bab berikutnya atau paragraf yang mengikutinya adalah spasi 2.

13. Jika terdapat sub bab ketiga, maka sub bab ini ditulis dengan menggunakan font 12, huruf tebal, dan dimiringkan tanpa menggunakan penomoran dan disejajarkan dengan sub-bab sebelumnya.

14. Judul pada bagian akhir skripsi (daftar pustaka dan lampiran-lampiran) tidak diberi penomoran bab dan ditulis dengan huruf kapital yang dicetak tebal diletakkan di tengah margin.

15. Penomoran lampiran diurut berdasarkan rujukan dalam teks dan judul lampiran ditulis dengan terlebih dahulu menyebutkan lampiran serta nomor lampiran yang dicetak tebal Contoh:
Lampiran 1.  Data mentah diameter pohon.


<<bersambung>>
Sumber : Panduan Penulisan Skripsi FAKULTAS KEHUTANAN UNIVERSITAS HASANUDDIN 
thumbnail

UN 2018 Matematika - Barisan dan Deret Bilangan


pola bilangan terdapat pada konstruksi piramidamie indonesia dot com UN 2018 Matematika - Barisan dan Deret Bilanganselanjutnya ........, atau lihat dulu @Daftar Isi

Pernah nggak kita mengamati atau berpikir mengapa bangunan yang megah bisa kokoh konstruksinya selama bertahun-tahun? Kalau anda disuruh menjawab mungkin anda akan mengatakan hal tersebut tergantung material konstruksinya dan juga rancang bangunnya dibuat dengan perhitungan yang presisi atau akurat. Ya anda benar. Kalau kita perhatikan dengan cermat konstruksi bangunan berbentuk piramida seperti gambar terlampir, ternyata simpul-simpul pertemuan rangka membentuk suatu pola bilangan yaitu 1, 2, 3 dan seterusnya. Karena bentuk keteraturan dengan pola tertentu tersebut membuat rangka-rangka bangunan tersebut bisa terhubung dengan baik sehingga menghasilkan bangunan yang konstruksinya kokoh.

Teorinya seperti terangkum dalam topik " ringkasan materi matematika siap ujian nasional (UN) " seperti tertera di bawah ini.

1. Barisan Bilangan
Barisan bilangan adalah urutan bilangan dengan aturan tertentu. Aturan tertentu dari suatu barisan bilangan dituliskan dalam bentuk rumus suku ke-n (Un).

A. Barisan Bilangan Berpola Geometri
Barisan bilangan berpola geometri yaitu barisan bilangan yang polanya mengikuti bentuk geometri yang diberikan.
Contoh :
*)Pola bilangan persegi panjang
pola bilangan persegi panjang

Rumus bilangannya adalah 2, 6, 12, ...
Rumus suku ke-n adalah :
rumus pola bilangan persegi panjang
B. Barisan Bilangan Fibonacci
Barisan bilangan Fibonacci adalah barisan bilangan yang setiap sukunya , kecuali dua suku pertama, diperoleh dari jumlah dua suku sebelumnya.
Contoh :
1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, .....
2 = 1 + 1          5 = 2 + 3
3 = 1 + 2          8 = 3 + 5

C. Barisan Aritmetika
Barisan aritmetika adalah barisan bilangan yang setiap suku, kecuali suku pertama, diperoleh dari suku sebelumnya, ditambah dengan bilangan yang tetap (lihat angka 2)
Contoh : 
5, (5 + 2), (5 + 2 + 2), (5 + 2 + 2 + 2), ... atau 5, 7, 9, 11, ...
Bentuk umum barisan aritmetika yaitu :
a, a + b, a + 2b, a + 3b, a + 4b, ....
a = suku pertama
b = beda antara 2 suku bilangan
Rumus suku ke-n barisan aritmetika :
rumus barisan aritmetika
D. Barisan Geometri
Barisan geometri adalah suatu barisan bilangan yang setiap suku, kecuali suku pertama, diperoleh dari suku sebelumnya dikalikan dengan bilangan yang tetap (lihat angka 1/2).
Contoh :
64, (64 x 1/2), (64 x 1/2 x 1/2), (64 x 1/2 x 1/2 x 1/2), ... atau 64, 32, 16, 8, ...
Bentuk umum barisan geometri yaitu :








Rumus suku ke-n barisan geometri :
rumus suku ke-n barisan geometri
E. Barisan Bilangan Bertingkat Dua
Barisan aritmetika merupakan barisan bilangan bertingkat satu, yaitu suku berikutnya diperoleh dengan menambahkan barisan bilangan yang tetap.
video barisan dan deret bilangan

Suku berikutnya dari bilangan bertingkat dua diperoleh dengan menambahkan bilangan yang mengikuti pola barisan bilangan bertingkat satu.
video barisan dan deret bilangan

2. Deret Bilangan
Deret bilangan adalah penjumlahan suku-suku pada suatu barisan bilangan. Diketahui barisan bilangan :






Dari pengertian deret tersebut diperoleh bahwa suku ke-n suatu deret dapat ditentukan dengan rumus berikut :
video barisan dan deret bilangan
A. Deret Aritmetika
Deret aritmetika adalah penjumlahan suku-suku barisan aritmetika. Rumus jumlah n suku pertama deret aritmetika adalah :
video barisan dan deret bilangan
B. Deret Geometri
Deret geometri adalah penjumlahan suku-suku barisan geometri. Rumus jumlah n suku pertama deret geometri adalah :



Soal-soal latihan

1) Diketahui deret aritmetika 17, 20, 23, 26, ... . Berapakah jumlah tiga puluh suku pertama deret bilangan tersebut?

2) Dari barisan aritmetika diketahui  suku ke-3 adalah 14, dan suku ke-7 adalah 26. Berapakah jumlah 18 suku pertama dari barisan bilangan-bilangan tersebut?

3) Berapakah jumlah lima suku pertama deret geometri bila diketahui suku pertama dan suku kedua adalah 2 dan 6?

4) Amuba akan membela diri menjadi dua setiap 15 menit. Jika mula-mula ada 30 amuba, berapakah jumlah amuba setelah 2 jam berlalu?

Setelah mempelajari teori di atas, ke-empat soal yang tersaji akan dibahas penyelesaiannya seperti tampak pada video di bawah ini, atau klik YOUTUBE disini 
Selain video tutorial siap ujian nasional tentang barisan dan deret bilangan yang membahas penyelesaian soal secara manual, berikutnya anda bisa menyaksikan video penyelesaian soalnya di Ms Excel. 
Manfaat menggunakan Ms. Excel ada 2 yaitu :

*) Membantu dalam mengoreksi jawaban
*) Sangat bermanfaat bagi guru yang membuat beragam tipe soal karena jawabannya mudah diperoleh hanya dengan menginput data lalu mengcopy rumus hasilnya langsung diperoleh.

Saksikan video penyelesaian soal barisan dan deret bilangan memakai Ms Excel, atau klik YOUTUBE disini
Semoga postingan "UN 2018 Matematika - Barisan dan Deret Bilangan" akan bermanfaat bagi siswa untuk belajar mandiri, bagi guru sebagai bahan referensi untuk mengajar, serta seluruh insan pencinta matematika yang membutuhkan teori, soal dan video tentang matematika.


☺☺ Thanks.  MotivasiInspirasi dan Edukasi Indonesia☺☺