tangkal ransomware pakai patch MS17-010 - MOTIVASI INSPIRASI EDUKASI (MIE) INDONESIA

tangkal ransomware pakai patch MS17-010

awas ransomware memakan data komputer andawww.mie-indonesia.comtangkal ransomware pakai patch MS17-010  selanjutnya........

Nah, agar pengetahuan kita tentang virus ini bertambah, sebaiknya kita simak artikel ini sebagaimana dilansir tekno.kompas.com sebagai berikut :

Ketua Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure (Id-SIRTII) M. Salahuddin mengungkapkan potensi penyebaran ransomware WannaCry masih terbuka di Indonesia lantaran kejadian awalnya berlangsung di akhir pekan, saat sebagian kantor sedang libur dan mematikan komputer.

Baru beberapa hari kita mendengar kabar trending topik virus Ransomware atau WannaCry, beredar kabar bahwa si virus ini akan "naik kelas" dengan adanya varian baru ransomware. Mendengar kabar tersebut saya juga menjadi "was-was" karena kuatir siapa tahu virus itu mampir ke notebook saya sehingga langkah taktis yang saya lakukan adalah "Backup Data ke Harddisk External", lalu ikuti berita perkembangan virus tersebut dengan update terbaru.

Penyebaran ransomware WannaCry menimbulkan kekhawatiran besar. Bagaimana tidak, program jahat ini bisa masuk diam-diam ke komputer tanpa diketahui, lantas mengenkripsi data di dalamnya sehingga komputer terkunci dan tidak bisa dipakai.

WannaCry pun tak pandang bulu dalam menyerang korban. Sejumlah rumah sakit di Indonesia dibuat kesulitan memberikan layanan medis karena komputernya dikunci oleh sang ransomware.

  Kejadian serupa terjadi pula di Inggris, di mana setidaknya 16 rumah sakit menjadi korban WannaCry. Hanya dalam waktu kurang dari dua hari sejak Jumat kemarin, sang ransomware sudah menyebar ke 99 negara dan menginfeksi puluhan ribu, kalau bukan ratusan ribu, sistem komputer.

Dibanding ransomware lain, WannaCry lebih canggih dan berbahaya. Ransomware ini tak butuh campur tangan pengguna untuk bisa menginfeksi komputer. Yang diperlukan untuk menyebar hanyalah koneksi ke jaringan.

Apa rahasianya? WannaCry memanfaatkan tool senjata cyber milik dinas intel Amerika Serikat, NSA, yang pada April lalu dicuri dan dibocorkan oleh kelompok hacker bernama Shadow Broker. Tool bernama “EnternalBlue” tersebut memanfaatkan celah keamanan di sistem operasi Windows lewat eksekusi remote code SMBv1.

Begitu berhasil masuk ke satu komputer di sebuah lingkungan kantor yang terhubung dalam jaringan LAN, worm dalam WannaCry secara otomatis akan mencari sendiri komputer lain di network yang rentan untuk diinfeksi.

Akibatnya fatal: komputer-komputer yang diserang akan terkunci. Data didalamnya dienkripsi sehingga tidak bisa diakses. Malware hanya menampilkan pesan di layar komputer yang isinya meminta tebusan Rp 4 juta dalam bentuk mata uang virtual Bitcoin yang transaksinya tak bisa dilacak.

Kalaupun tebusan dibayar ke dompet digital miliknya, tak ada jaminan bahwa si pembuat ransomware benar-benar akan mengirimkan kunci enkripsi untuk membuka data di komputer korban.

Cara pencegahan ransomware WannaCry

Begitu komputer kembali dinyalakan nanti, maka WannaCry bisa menyusup masuk ke komputer dan meluas di jaringan tanpa diketahui. “Justru kekhawatirannya karena ini long weekend, pada tidak sadar sudah terinfeksi dan ketika Senin pada aktif, jadi bencana yang meluas,” kata pria yang kerap disapa Didin ini kepada KompasTekno, Sabtu (13/5/2017).

Tampilan nota (ransom note) di layar komputer yang terinfeksi ransomware WannaCry, seperti tampak pada di atas. Data di komputer dikunci dengan enkripsi dan ransomware meminta tebusan senilai 300 dollar AS (Rp 4 juta) dalam bentuk Bitcoin. Alamat dompet digital untuk pengiriman Bitcoin ditampilkan dalam nota.(Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure (Id-SIRTII))

Bagaimana cara mencegah agar jangan sampai menjadi korban? Didin menyarankan supaya pengguna tidak langsung menyalakan dan menyambungkan komputer ke LAN atau internet. Sebelumnya, pengguna diimbau agar terlebih dahulu mem-backup data penting dan melakukan update Windows.




Ini karena celah keamanan yang dieksploitasi oleh WannaCry sebenarnya sudah ditambal melalui patch sekuriti Windows oleh Microsoft pada Maret 2017 lalu, namun belum semua komputer memasang update tersebut.

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika telah merumuskan langkah-langkah pencegahan infeksi ransomware WannaCry. Selengkapnya bisa dilihat di bawah:

1. Cabut sambungan LAN dan matikan Wi-Fi komputer untuk mencegah infeksi.

2. Update sekuriti Windows dengan memasang patch MS17-010 yang dapat diperoleh di link ini. Pengguna Windows XP disarankan agar mengganti sistem operasi ke versi yang lebih baru karena OS lawas ini sudah tidak mendapat dukungan patch sekuriti dari Microsoft.
'Patch' secara arti kata adalah 'menambal'. Dalam komputer, patch berarti software (biasanya berukuran kecil) yang didisain untuk memperbaiki, atau memperbarui suatu program komputer ataupun data-data yang didukungnya. Termasuk di sini adalah perbaikan celah keamanan, dan berbagai kekurangan lain, dan meningkatkan performa dan penggunaan.
3. Jangan mengaktifkan fungsi macros

4. Non aktifkan fungsi SMB v1.

5. Blokir port 139/445 dan 3389.

6. Perbarui software anti-virus dan anti-ransomware.

7. Selalu backup file penting di komputer dan simpan di tempat lain, jika memungkinkan di storage yang tidak terhubung ke jaringan atau internet.

Langkah-langkah di atas jika dirasa tidak dapat dilakukan sendiri, Anda bisa meminta bantuan rekan yang mengerti atau ke tim TI kantor.

Apa yang bisa dilakukan apabila terlanjur terinfeksi ransomware WannaCry? Hingga saat ini belum ada solusi yang cepat dan jitu untuk mengembalikan data yang disandera. Sebaiknya putuskan sambungan ke internet dan jaringan supaya infeksi tak menyebar ke komputer lain.

Konsultasi secara online bisa dilakukan ke penyedia layanan anti-ransomware di www.nomoreransom.org. Informasi dan saran teknis dapat diperoleh dengan melayangkan e-mail ke alamat incident@idsirtii.or.id.Update: Dalam rangka ikut memerangi penyebaran ransomware WannaCry, Microsoft telah merilis patch khusus untuk Windows XP, Windows Server 2003, dan Windows 8 yang bisa diunduh di link berikut ini.

Setelah memahami tentang virus ransomware seperti penjelasan di atas, maka berikut ini segera downlod patch MS17-010 , lihat tampilan gambar di bawah (bila tidak tampak gulung layarnya).

Pilih jenis sistem operasi yang ada pakai terutama apakah 32 bit atau 64 bit, dalam hal ini saya memakai windows 7. Setelah sistem operasi diklik maka akan muncul Microsoft Update Catalog (lihat gambar di bawah) dengan pilihan tombol download berada di pojok kanan, silahkan di download, lalu diinstall dan terakhir ada perintah untuk me-start notebook/pc anda, silahakan saja dilakukan.

Saran-saran :

*)Silahkan backup data anda ke flashdsik atau harddisk external mengingat akan munculnya variant ransomware baru

*)Gunakan patch MS17-010 (dapatkan disini) serta pakai antivirus terbaru dan selalu update terus secara online

*)Rajin mengikuti perkembangan virus siapa tahu sudah ada pembasmi virus atau trik-rik terbaru melumpuhkan virus.

Terima kasih bagi pembaca budiman nan bijaksana yang sudah meluangkan waktuya baik sekedar melihat maupaun membaca artikel ini, semoga bermanfaat!

☺☺ Thanks. MIE Indonesia = MotivasiInspirasi dan Edukasi Indonesia☺☺

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "tangkal ransomware pakai patch MS17-010 "

Post a Comment