Nilai Plus Keunggulan BPJS ketenagakerjaan - MOTIVASI INSPIRASI EDUKASI (MIE) INDONESIA

Nilai Plus Keunggulan BPJS ketenagakerjaan


keunggulan bpjs ketenagakerjaanmie indonesia dot com bukan mie instan biasa tapi www.mie-indonesia.com Nilai Plus Keunggulan BPJS ketenagakerjaan selanjutnya........

Empat manfaat BPJS ketenagakerjaan, Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Pensiun (JP), Jaminan Kematian (JKm) merupakan kumpulan beberapa kata yang membantu anda fokus membaca artikel ini.

Sukses dengan BPK Kesehatan sejak peluncurannya pada tanggal 1 Januari 2014, sedangkan BPJS kembali meluncurkan produk unggulannya yaitu BPJSKetenagakerjaan yang resmi beroperasi di "lalulintas pelayanan publik" sejak 1 Juli 2015. Namun dibanding BPJS kesehatan yang gaungnya "lebih terasa" karena sudah dikenal luas oleh masyarakat selain karena gencarnya promosi di berbagai media dan juga promo dari mulut ke mulut dengan jargon "berobat gratis", gaung BPJS Ketenagakerjaan kurang begitu "populer" di kalangan masyarakat. Ada beberapa penyebab tentunya, mungkin karena promosi yang masih kurang, namun yang menarik berdasarkan investigasi di masyarakat ternyata beberapa dari masyarakat kurang mengetahui BPJS itu ditujukan untuk siapa, serta yang lebih penting lagi yaitu banyak yang tidak tahu apa saja program yang terdapat dalam BPJS Ketenagakerjaan.
BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Ketenagakerjaan adalah Transformasi dari PT. Jamsostek (Persero), yang bertugas melindungi seluruh Pekerja di Indonesia baik Pekerja Penerima Upah (PU) maupun Pekerja Bukan Penerima Upah (BPU). BPJS Ketenagakerjaan menyelenggarakan 4 Program perlindungan , yakni Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Pensiun (JP), dan Jaminan Kematian (JKm)..
Jadi bila anda sebagai pekerja apapun berhak mengikuti BPJS Ketenagakerjaan dan akan memperoleh nilai plus dari keunggulan yang dimiliki oleh BPJS Ketenagakerjaan yang meliputi 4 program dalam bentuk manfaat yang bisa anda nikmati. Agar lebih memahaminya, sebaiknya anda membaca artikel ini sampai habis, atau anda langsung men-download BUKU PANDUAN dalam bentuk file pdf 👍DISINI SAJA👍.


4 MANFAAT BPJS KETENAGAKERJAAN

👌 JAMINAN HARI TUA (JHT)

Merupakan program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai pengganti atas hilangnya penghasilan tenaga kerja akibat meninggal dunia, cacat total tetap, atau mencapai usia tua (55 Tahun) dan penyelenggaraannya dengan sistem tabungan hari tua yang besarnya merupakan akumulasi iuran ditambah hasil pengembangannya. Sebelum mengajukan klaim Jaminan Hari Tua, pastikan Anda memenuhi salah satu kriteria - kriteria dibawah ini:
a. Mencapai usia 55 Tahun, atau meninggal dunia, atau cacat total tetap
b. Pergi ke luar negeri dan tidak kembali
c. Menjadi PNS/TNI/POLRI

Selain mendapatkan tabungan di program Jaminan Hari Tua, Anda juga mendapatkan manfaat berupa pembiayaan kepemilikan perumahan berupa fasilitas Pinjaman Uang Muka Perumahan (rumah tapak dan rumah susun), Kredit Pemilikan Rumah (rumah tapak dan rumah susun), rusunawa dan pinjaman
renovasi perumahan. 

Manfaat JHT untuk PUMP dan KPR dapat diambil apabila masa kepesertaan Anda minimal 10 tahun dengan besaran maksimal 30%.

Apabila masa kepesertaan Anda dibawah 10 tahun, manfaat JHT yang didapat berupa PUMP dengan mekanisme subsidi bunga dari hasil pengembangan investasi (deposito khusus).

Pengambilan manfaat sebagian setelah kepesertaan 10 tahun adalah sebesar 10% tanpa mengambil manfaat kepemilikan perumahan.

Merupakan program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yang diperuntukkan bagi ahli waris peserta program BPJS Ketenagakerjaan yang meninggal bukan akibat kecelakaan kerja. Program ini merupakan perlindungan sebagai upaya meringankan beban keluarga baik dalam bentuk biaya

👌 JAMINAN KECELAKAAN KERJA (JKK)

Merupakan program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan untuk memberikan penggantian pendapatan berupa santunan dan kompensasi, pelayanan kesehatan dan rehabilitasi bagi tenaga kerja yang mengalami kecelakaan kerja mulai dari saat berangkat kerja, didalam lingkungan kerja, sampai tiba kembali ke rumah atau menderita penyakit akibat kerja.



Manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja terdiri dari:

1. Biaya Transport

a. Darat max Rp. 750.000

b. Laut max Rp. 1.000.000

c. Udara max Rp. 2.000.000



2. Santunan Sementara Tidak Mampu Bekerja

a. Empat bulan I, sebesar 100% X upah sebulan

b. Empat bulan II, sebesar 75% X upah sebulan
c. Empat bulan berikutnya, sebesar 50% X upah sebulan

3. Biaya Perawatan dan Pengobatan kini menjadi tidak terbatas sesuai dengan kebutuhan medis. Gigi tiruan maksimal Rp. 2.000.000

4. Santunan Cacat:
a. Sebagian-Tetap : % tabel X 80 bulan upah*
b. Total Tetap :
- Dibayarkan sekaligus sebesar: 70% X 80 bulan upah
- Dibayarkan secara berkala atau sekaligus sebesar: Rp. 200.000 X 24 bulan
c. Kurang Fungsi : % Kurang Fungsi X % tabel X 80 bulan upah

5. Santunan Kematian yang diakibatkan oleh kecelakaan kerja:
a. Sekaligus 60% X 80 bulan upah
b. Berkala Rp. 200.000 X 24 bulan ( dapat dibayarkan sekaligus )
c. Biaya pemakaman Rp. 2.000.000


6. Biaya rehabilitasi medis diberikan satu kali untuk setiap kasus dengan standar harga sesuai penetapan Pusat Rehabilitasi RS Umum Pemerintah ditambah 40 % serta biaya rehabilitasi medik maksimum sebesar Rp. 2.000.000


7. Pelayanan kesehatan untuk kasus-kasus penyakit yang terkait dengan risiko pekerjaan selama bekerja di lingkungan tertentu. Perlindungan ini masih dapat diberikan sampai dengan 3 tahun setelah peserta berhenti bekerja (non aktif kepesertaan).


8. Beasiswa pendidikan anak diberikan sebesar Rp. 12.000.000 untuk setiap peserta yang meninggal dunia atau cacat total tetap. Diharapkan dengan adanya manfaat baru ini, dapat membantu meringankan beban keluarga dari peserta dalam hal pendidikan anak.



9. Return to Work merupakan manfaat tambahan padaprogram JKK BPJS Ketenagakerjaan untuk peserta yang mengalami kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja (PAK) berdasarkan rekomendasi dari dokter yang memeriksa dan atau dokter yang merawat dan atau dokter penasehat.

👌 JAMINAN PENSIUN (JP)

Merupakan program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan ketika tenaga kerja memasuki usia tua, mengalami cacat total tetap atau kepada ahli waris bagi peserta yang meninggal dunia untuk mengganti pendapatan bulanan serta memastikan kehidupan dasar yang layak. Daftarkan nama ahli waris Anda yang berhak ke BPJS Ketenagakerjaan secara akurat.

Penerima manfaat pensiun terdiri dari :
a. Peserta
b.1 (satu) orang istri atau suami yang sah menurut peraturan perundang-undangan di Negara Kesatuan Republik Indonesia;
c. Paling banyak 2 (dua) orang anak yaitu anak kandung, anak tiri, atau anak angkat yang sah; dan
d. 1 (satu) orang tua terdiri dari ayah kandung, ibu kandung, ayah tiri, ibu tiri, ayah angkat, atau ibu angkat.

Manfaat Jaminan Pensiun yang dapat Anda terima antara lain :
1. Pensiun Hari tua : diterima setelah peserta memasuki usia pensiun sampai meninggal.
Dengan rumus : Formula = 1% x (masa iur : 12 bulan) x rata rata upah tertimbang selama masa iur.

2. Pensiun Cacat : diterima peserta yang cacat total tetap, sampai meninggal.
Dengang rumus : 100% x formula

3. Pensiun Janda / Duda : diterima ahli waris janda/duda dari peserta yang meninggal, sampai meninggal atau menikah lagi.
Dengan rumus : 70% x formula

4. Pensiun Anak : diterima ahli waris anak dari peserta yang meninggal, sampai berusia 23 tahun, bekerja, atau menikah.
Dengan rumus : 50% x formula

5. Pensiun Orang Tua bagi Peserta Lajang : diterima ahli waris orangtua dari peserta yang meninggal, sampai batas waktu tertentu.
Dengan rumus : 20% x formula

Manfaat Jaminan Pensiun akan di berikan secara berkala setelah Anda mencapai masa iur minimal 180 bulan atau setara dengan 5 tahun. Apabila masa iur belum mencapai 180 bulan, maka Anda akan mendapatkan manfaat jaminan Pensiun secara Lumsum yaitu akumulasi iuran di tambah dengan hasil pengembangan.


👌 JAMINAN KEMATIAN (JKm)

a. Memberikan manfaat uang tunai yang diberikan kepada ahli waris ketika peserta meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja. 
b. Iuran JKM
  1. bagi peserta penerima gaji atau upah sebesar 0,30% (nol koma tiga puluh persen) dari gaji atau upah sebulan.
  2. iuran JKM bagi peserta bukan penerima upah sebesar Rp 6.800,00 (enam ribu delapan ratus Rupiah) setiap bulan
c. Manfaat Jaminan Kematian dibayarkan kepada ahli waris peserta, apabila peserta meninggal dunia dalam masa aktif (manfaat perlindungan 6 bulan tidak berlaku lagi), terdiri atas:
  • Santunan sekaligus Rp16.200.000,00 (enam belas juta dua ratus ribu rupiah);
  • Santunan berkala 24 x Rp200.000,00 = Rp4.800.000,00 (empat juta delapan ratus ribu rupiah) yang dibayar sekaligus;
  • Biaya pemakaman sebesar Rp3.000.000,00 (tiga juta rupiah); dan
  • Beasiswa pendidikan anak diberikan kepada setiap peserta yang meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja dan telah memiliki masa iur paling singkat 5 (lima) tahun yang diberikan sebanyak Rp12.000.000,00 (dua belas juta rupiah) untuk setiap peserta.
d. Besarnya iuran dan manfaat program JKM bagi peserta dilakukan evaluasi secara berkala paling lama setiap 2 (dua) tahun.

Semoga postingan Nilai Plus Keunggulan BPJS ketenagakerjaan  akan bermanfaat bagi anda pekerja dengan profesi apapun baik yang telah mendaftar BPJS Ketenagakerjaan atau belum untuk sekedar mendapatkan informasi tentang BPJS atau untuk mengetahui perhitungan-perhitungan secara detil dari setiap program BPJS Ketenagakerjaan yang ditawarkan.
Jadilah mitra atau partner kami untuk mendapatkan aneka informasi atau artikel terbaru, serta mendapatkan file-file otomatis untuk siap di download, dengan mendaftar melalui SAYA INGIN MENJADI PARTNER, selanjutnya selesaikan 2 tahapan konfimasi email anda, yaitu mengisi email anda dan mengetik kombinasi angka atau huruf pencegah spam di kotak EMAIL SUBSCRIPTION REQUEST.

Terima kasih bagi pembaca yang sudah melihat, membaca, dan men-follow serta men-share artikel ini.

☺☺ MotivasiInspirasi dan Edukasi Indonesia☺☺

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Nilai Plus Keunggulan BPJS ketenagakerjaan"

Post a Comment