Home » , , » USBN 2018#rangkuman dan kamus istilah IPS

USBN 2018#rangkuman dan kamus istilah IPS



mie indonesia dot com bukan mie instan biasa tapi www.mie-indonesia.com USBN IPS #rangkuman dan kamus kelas 7-9 selanjutnya........ Semenjak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI mulai menasionalkan sejumlah mata pelajaran yang semula jenis ujiannya hanya bersifat lokal menjadi nasional yang lebih dikenal sebagai Ujian Sekolah Berstandard Nasional (USBN) termasuk Ilmu Pengetahuan Sosial di kalangan pelajar SMP se-Indonesia, beberapa pelajar merasa resah dan agak gamang menghadapinya. Rasah resah atau gamang dikalangan pelajar tentunya merupakan dampak dari 4 mata pelajaran yang sudah populer diujikan secara nasional yang saat ini lebih populer dengan istilah Ujian Nasional (UN).

Melihat kondisi seperti ini yang mungkin bisa dialami oleh pelajar di seluruh Indonesia, penulis ingin menyajikan materi rangkuman IPS kelas 7 hingga kelas 9 sesuai kurikulum 2013, serta juga dilengkapi oleh Kamus Istilah  IPS kiranya bisa mengurangi beban pikiran pelajar agar bisa lebih fokus serta lebih rileks mempersiapkan USBN.

*******************************IPS KELAS 7*******************************

PART 1 Manusia, Tempat, dan Lingkungan

1. Ruang adalah tempat di permukaan bumi, baik secara keseluruhan maupun hanya sebagian yang digunakan oleh makhluk hidup untuk tinggal.
2. Interaksi antar ruang dapat berupa pergerakan orang, barang, informasi dari daerah asal menuju daerah tujuan.
3. Kondisi saling bergantung yang diperlukan untuk terjadinya interaksi keruangan yaitu saling melengkapi (complementarity), kesempatan antara (intervening opportunity) dan keadaan dapat diserahkan/dipindahkan (transferability).
4. Peta adalah gambaran permukaan bumi pada suatu bidang datar dan diperkecil dengan menggunakan skala.
5. Indonesia terletak antara 95°BT - 141°BT dan 6°LU - 11°LS. Karena letaknya tersebut, Indonesia termasuk ke dalam wilayah tropis.
6. Secara geografis, Indonesia berada diantara dua benua, yaitu Benua Asia yang terletak di sebelah utara Indonesia dan Benua Australia yang terletak di sebelah selatan Indonesia.
7. Letak geografis Indonesia sangat strategis karena menjadi jalur lalu lintas perdagangan dunia antara negara-negara dari Asia Timur dengan negara-negara di Eropa, Afrika dan Timur Tengah, dan India.
8. Indonesia memiliki iklim tropis. dengan ciri suhu udara yang tinggi sepanjang tahun.
9. Angin muson adalah angin yang terjadi karena adanya perbedaan tekanan udara antara samudra dan benua.
10. Bentuk muka bumi Indonesia dapat dibedakan menjadi dataran rendah, dataran tinggi, bukit, gunung, dan pegunungan.
11. Dinamika penduduk adalah perubahan jumlah penduduk pada suatu wilayah yang disebabkan oleh tiga faktor yaitu, kelahiran (natalitas), kematian (mortalitas), dan perpindahan (migrasi).
12. Kondisi kependudukan di Indonesia adalah tingkat pertumbuhan termasuk kategori sedang, sebarannya tidak merata, dan kualitasnya masih rendah.
13. Mayoritas penduduk Indonesia bermata pencaharian sebagai petani.
14. Masyarakat Indonesia merupakan masyarakat yang memiliki suku bangsa dan budaya yang beragam.
15. Secara geologi, Indonesia terletak pada zona tumbukan antar lempeng.
16. Indonesia memiliki keragaman flora dan fauna yang sangat tinggi.
17. Indonesia memiliki hutan mangrove yang sangat luas namun tersebar tidak merata.
18. Indonesia merupakan negara yang memiliki terumbu karang terluas di dunia.
19. Interaksi keruangan memberikan dampak perubahan bagi Indonesia.

PART 2 Interaksi Sosial Dan Lembaga Sosial

1. Interaksi sosial adalah hubungan-hubungan antara orang perorangan, antara kelompok manusia, maupun antara orang perorangan dan kelompok manusia
2. Proses interaksi sosial akan terjadi apabila diantara pihak yang berinteraksi melakukan kontak sosial dan komunikasi.
3. Proses yang asosiatif terjadi apabila seseorang atau sekelompok orang melakukan interaksi sosial yang mengarah kepada kesatuan pandangan. Proses ini terdiri atas tiga bentuk yaitu kerja sama, akomodasi, dan asimilasi.
4. Proses yang disosiatif terjadi apabila seseorang atau sekelompok orang melakukan interaksi sosial yang mengarah pada konflik dan merenggangkan solidaritas kelompok. Proses ini terdiri atas tiga bentuk yaitu kompetisi, kontravensi, dan pertentangan
5. Di dalam masyarakat dikenal ada empat tingkatan norma yaitu cara (usage), kebiasaan (folksway), tata kelakuan (mores), dan adat istiadat (customs).
6. Interaksi sosial yang terjalin secara berpola akan menghasilkan lembaga sosial. Oleh karena itu, interaksi sosial berpengaruh besar terhadap terbentuknya lembaga sosial masyarakat yang bersangkutan.
7. Lembaga sosial adalah lembaga yang mengatur rangkaian tata cara dalam memenuhi kebutuhan manusia dalam menjalani kehidupan dengan tujuan mendapatkan keteraturan hidup.
8. Jenis-jenis lembaga sosial adalah lembaga keluarga, lembaga pendidikan, lembaga ekonomi, lembaga politik, dan lembaga agama.
9. Fungsi dan peran lembaga sosial di masyarakat untuk mengatur masyarakat dalam rangka mencukupi kebutuhan pokok atau dasar tiap-tiap anggota masyarakatnya. Dalam pemenuhan kebutuhan manusia diperlukan suatu lembaga yang mengatur pemenuhan berbagai jenis kebutuhan manusia. Jika tidak, maka kehidupan masyarakat akan sulit terkendali dan timbul kekacauan, ketidakmerataan dan lain-lain.

PART 3 Aktivitas Manusia Dalam Memenuhi Kebutuhan

1. Kebutuhan adalah suatu keinginan manusia terhadap suatu barang atau jasa dan menuntut adanya pemenuhan, apabila tidak dipenuhi akan berdampak negatif pada kelangsungan hidupnya.
2. Macam-macam kebutuhan dapat dilihat dari: (a) intensitasnya yaitu kebutuhan primer, sekunder dan tersier; (b) sifatnya yaitu kebutuhan jasmani dan rohani; (c) waktu pemenuhan yaitu kebutuhan sekarang dan kebutuhan yang akan datang; dan (d) subjek yaitu kebutuhan individu dan kebutuhan kelompok.
3. Kelangkaan adalah suatu keadaan dimana kebutuhan manusia yang tidak terbatas dihadapkan pada alat pemuas kebutuhan yang terbatas.
4. Macam-macam alat pemuas kebutuhan dapat dilihat dari: wujudnya, cara memperolehnya, tujuan penggunaannya, hubungan dengan barang lain, dan proses pembuatannya.
5. Tindakan ekonomi adalah tindakan manusia dalam memenuhi kebutuhan untuk mencapai kemakmuran.
6. Tindakan ekonomi manusia tersebut didorong oleh motif ekonomi. Motif ekonomi adalah alasan atau keinginan yang mendorong manusia untuk melakukan kegiatan ekonomi.
7. Macam-macam motif ekonomi antara lain:(1) motif memenuhi kebutuhan; (2) motif berbuat sosial; (3) motif memperoleh penghargaan; dan (4) motif mendapatan kekuasaan.
8. Tindakan ekonomi yang didorong oleh motif ekonomi harus berpedoman pada prinsip ekonomi.
9. Prinsip ekonomi adalah dengan pengorbanan yang kita lakukan untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.
10. Produksi adalah kegiatan menghasilkan barang/jasa atau kegiatan menambah kegunaan barang/jasa.
11. Tujuan produksi: untuk menghasilkan barang/jasa, untuk memperoleh keuntungan, dan memenuhi kebutuhan konsumen.
12. Faktor-faktor produksi: (1) faktor produksi alam;(2) faktor produksi tenaga kerja; (3) faktor produksi modal; dan (4) faktor produksi kewirausahaan.
13. Dalam memproduksi barang diperlukan kreativitas agar hasil produksinya disenangi masyarakat.
14. Kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk menciptakan sesuatu yang baru, baik itu berupa gagasan maupun karya nyata yang relatif berbeda dengan apa yang telah ada sebelumnya.
15. Ciri-ciri manusia kreatif antara lain:bersifat ingin tahu, sering mengajukan pertanyaan yang baik, banyak gagasan dan usul-usul terhadap suatu masalah, mampu menyatakan pendapat secara spontan, tidak mudah terpengaruh pendapat orang lain, mampu mengajukan gagasan pendapat yang berbeda dengan orang lain, berpikir ke depan,mempunyai kebiasaan belajar sendiri, belajar dari kegagalan, dan belajar dari pengalaman orang lain.
16. Distribusi adalah kegiatan menyalurkan barang dari produsen kepada konsumen. Sistem distribusi: distribusi langsung,distribusi semi langsung, dan distribusi tidak langsung.
17. Konsumsi adalah kegiatan memakai, menggunakan atau menghabiskan kegunaan barang/jasa baik secara berangsur-angsur atau sekaligus habis.
18. Tujuan orang melakukan kegiatan konsumsi adalah untuk memenuhi kebutuhan. Konsumsi menurut tujuan dibedakan atas: konsumsi produktif dan konsumsi akhir.

PART 4 Masyarakat Indonesia pada Masa Praaksara, Hindu-Buddha, dan Islam

1. Zaman Praaksara adalah zaman sebelum manusia mengenal tulisan. Zaman praaksara dimulai sejak manusia ada dan berakhir setelah manusia mengenal tulisan.
2. Secara geologis, sejarah perkembangan bumi dapat dibagi menjadi 4 periode: zaman arkaekum, palaeozoikum, mesozoikum, dan neozoikum.
3. Secara arkeologis, sejarah kehidupan manusia dibagi menjadi dua, yaitu zaman batu dan zaman logam.
4. Menurut tingkat kehidupan sosial ekonominya, kehidupan manusia praaksara dikelompokkan menjadi tiga, yaitu masa berburu dan mengumpulkan makanan, masa bercocok tanam, dan masa perundagian.
5. Kedatangan dan persebaran nenek moyang bangsa Indonesia di Nusantara. Nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari daerah Yunan di Cina Selatan. Mereka termasuk rumpun bangsa Austronesia yang masuk ke Indonesia secara bergelombang dan bertahap. Bangsa Austronesia yang masuk ke Indonesia disebut bangsa Melayu yang dibedakan menjadi dua macam, yaitu bangsa Proto Melayu dan bangsa Deutero Melayu.
6. Terdapat empat teori yang menjelaskan masuknya kebudayaan Hindu Buddha ke Indonesia adalah teori ksatria, teori brahmana, teori waisya, dan teori arus balik.
7. Kerajaan-kerajaan di Indonesia yang bercorak Hindu-Buddha antara lain adalah kerajaanKutai, Tarumanegara, Sriwijaya, Mataram Kuno, Medang, Kediri, Singasari, dan Majapahit.
8. Peninggalan sejarah yang bercorak Hindu-Buddha di Indonesia di antaranya adalah candi, patung, seni pahat dan ukir (relief), prasasti, dan sastra (kitab-kitab).
9. Agama Islam masuk ke Indonesia pada abad ke-7 sampai dengan 13 M melalui jalur perdagangan yang dibawa oleh para pedagang dari Arab, Persia, dan India.
10. Kesultanan-kesultanan Islam yang ada di Indonesia antara lain adalah kesultanan Samudra Pasai, Aceh Darussalam, Demak, Mataram, Banten, Banjar, Makassar, serta Temate dan Tidore.
11. Peninggalan sejarah Islam di Indonesia di antaranya adalah masjid, keraton, kaligrafi, seni tari, debus, serta perayaan sekaten dan grebeg. 

KAMUS ISTILAH IPS 7

Perhatikan kata-kata yang berwarna merah di bawah ini :

Abrasi Proses pengikisan pantai oleh kekuatan gelombang laut dan arus laut yang bersifat merusak.
Akulturasi Percampuran dua kebudayaan atau lebih yang saling bertemu dan saling mempengaruhi.
Animisme Kepercayaan kepada roh yang mendiami semua benda (pohon, batu, sungai, gunung, dan sebagainya).
Artefak Benda-benda , seperti alat, perhiasan yang menunjukkan kecakapan kerja manusia (terutama zaman dahulu) yang ditemukan melalui penggalian arkeologi.
Arkeologi Ilmu tentang kehidupan dan kebudayaan zaman kuno berdasarkan benda peninggalannya.
Asimilasi Penyesuaian diri terhadap kebudayaan dan pola-pola perilaku.
Banjir bandang Banjir besar yang datang dengan tiba-tiba dan mengalir deras menghanyutkan benda-benda besar.
Barter Perdagangan dengan saling bertukar barang. Bijaksana Bertindak dengan penuh perhitungan.
Ceteris paribus Keadaan yang mempengaruhi dalam keadaan tetap.
Dataran banjir Endapan yang terdapat dikiri kanan sungai akibat adanya banjir.
Demografi Ilmu tentang susunan, jumlah, dan perkembangan penduduk.
Desa Kesatuan wilayah yang dihuni oleh sejumlah keluarga yang mempunyai sistem pemerintahan sendiri (dikepalai oleh seorang kepala desa).
Devisa Alat pembayaran luar negeri yang dapat ditukarkan dengan uang luar negeri.
Dinamisme Kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yang dapat mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha manusia dalam mempertahankan hidup.
Dimensi Ukuran.
Distributor Orang atau lembaga penyalur barang.
Efisien Kegiatan yang dilakukan tidak banyak mengeluarkan biaya atau hemat.
Efektif Kegiatan yang dilakukan secara tepat.
Eksploitasi Pengambilan sumber daya alam untuk dipakai atau dipergunakan atau dimanfaatkan dalam berbagai keperluan manusia dalam memenuhi kebutuhannya.
Garis bujur Garis khayal yang ditarik dari kutub utara ke kutub selatan.
Garis lintang Garis khayal yang melingkari bumi, sejajar dengan garis khatulistiwa, baik yang ada di selatan (garis lintang selatan) maupun di utara (garis lintang utara), penting untuk mengetahui keadaan iklim dan letak geografis suatu tempat.
Grafik Gambar yang menerangkan sesuatu.
Gulma Tumbuhan yang termasuk bangsa rumput yang merupakan pengganggubagi kehidupan tanaman utama.
Habitat Tempat kediaman atau kehidupan tumbuhan, hewan, dan manusia dengan kondisi tertentu di pennukaan bumi.
Hak azasi manusia Merupakan hak yang melekat pada diri manusia yang bersifat kodrati dan fundamental sebagai suatu anugerah Allah yang harus dihormati, dijaga, dan dilindungi oleh setiap individu, masyarakat atau negara.
Harga Nilai tukar suatu barang.
Hukum Undang-undang atau peraturan.
Industri Kegiatan memproses atau mengolah barang dengan menggunakan sarana dan peralatan.
Interaksi Hubungan manusia yang dengan manusia lain.
Interaksi sosial Hubungan-hubungan antara orang perorangan, antara kelompok manusia, maupun antara orang perorangan dan kelompok manusia.
Irigasi Pengaturan pembagian atau pengaliran air menurut sistem tertentuuntuk sawah dan sebagainya.
Kebutuhan Segala sesuatu yang harus dipenuhi.
Kerak bumi Kulit bumi terluar yang keras.
Kebiasaan Perbuatan yang dilakukan secara berulangulang dalam bentuk yang sama.
Komoditas Barang dagangan utama.
Komunikasi Seseorang memberikan tafsiran pada perilaku orang lain, perasaan-perasaan apa yang ingin disampaikan oleh orang tersebut.
Konservasi Pemeliharaan dan perlindungan sesuatu secara teratur untuk mencegah.
Konsumsi Orang yang melakukan kegiatan konsumsi.
Kontak sosial Hubungan masing-masing pihak tidak hanya secara langsung bersentuhan secara fisik, tetapi bisa juga tanpa hubungan secara fisik.
Lembaga sosial Suatu sistem tata kelakuan dan hubungan yang berpusat kepada aktivitas-aktivitas untuk memenuhi kompleks-kompleks kebutuhan khusus dalam kehidupan masyarakat.
Kota Daerah permukiman yang terdiri atas bangunan rumah yang merupakan kesatuan tempat tinggal dari berbagai lapisan masyarakat.
Lingkungan buatan Lingkungan yang dibuat oleh manusia dan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia.
Makhluk ekonomi Makhluk yang selalu ingin memenuhi kebutuhan, tentu saja dengan cara yang rasional sehingga dapat mencapai kesejahteraannya.
Makhluk sosial Makhluk yang selalu hidup bersama dan tidak dapat hidup sendiri dalam memenuhi kebutuhannya.
Materiil Bersifat kebendaan.
Modal Uang atau barang sebagai sarana menghasilkan barang lain.
Narkoba Merupakan singkatan dari narkotika dan obatobatan terlarang.
Nilai sosial Penghargaan yang diberikan masyarakat kepada segala sesuatu yang baik, penting, luhur, pantas, dan mempunyai daya guna fungsional bagi perkembangan dan kebaikan hidup bersama.
Norma Aturan atau ketentuan yang mengikat warga kelompok di masyarakat, disepakati sebagai panduan, tatanan, dan pengendali tingkah laku yang sesuai dan diterima.
Penawaran Jumlah barang dan jasa yang ditawarkan dengan harga dan waktu tertentu.
Perabot Barang-barang perlengkapan rumah tangga.
Permintaan Jumlah barang dan jasa yang diminta dengan harga dan waktu tertentu.
Populasi Sekumpulan makhluk hidup dengan ciri-ciri yang sama yang hidup menempati ruang yang sama pada waktu tertentu.
Praaksara Sebelum manusia mengenal bentuk tulisan.
Produsen Orang yang melakukan kegiatan produksi.
Proses malihan Proses terbentuknya batuan karena adanya penambahan suhu dan atau tekanan yang sangat tinggi.
Ras Golongan bangsa berdasarkan ciri-ciri fisik.
Rasional Dapat diterima oleh akal.
Ras Mongoloid Ras manusia yang sebagian besar menetap di Asia Utara, Asia Timur, Asia Tenggara, Madagaskar di lepas pantai timur Afrika, beberapa bagian India timur laut, Eropa Utara, Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Oseania.
Regenearasi Penggantian alat yang rusak atau hilang dengan pembentukan jaringan sel baru.
Reproduksi Cara dasar mempertahankan diri yang dilakukan oleh semua bentuk kehidupan.
Sosialisasi Proses belajar seorang anggota masyarakat untuk mengenali dan menghayati kebudayaan masyarakat di lingkungannya.
Skala Prioritas Sesuatu yang haras diperhatikan pertama kali
Suku Bangsa Kesatuan sosial yang dapat dibedakan dari kesatuan sosial lain berdasarkan kesadaran akan identitas perbedaan kebudayaan, khususnya bahasa.
Sumber Daya Segala yang diperlukan/ dipergunakan.
Status Sosial Kedudukan seseorang.
Struktur Batuan Gambaran tentang kenampakan atau keadaan batuan, termasuk di dalamnya bentuk atau kedudukannya.
Tanah Permukaan bumi atau lapisan bumi yang di atas sekali.
Tekanan udara Berat udara di atas suatu satuan areal, diukur dengan barometer.
Tindakan Ekonomi Setiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang paling baik, dan paling menguntungkan.

********************************IPS KELAS 8*******************************


PART 1 Interaksi Keruangan Dalam Kehidupan di Negara-Negara Asean

Letak astronomis negara-negara ASEAN adalah 28°LU-11°LS dan 93°BT- 141°BT.
• Berdasarkan letak geografis, negara-negara ASEAN berada di antara dua samudra dan dua benua.
• Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menyebabkan jarak relatif antara dua negara semakin pendek.
• Adanya kebutuhan untuk meningkatkan kebutuhan ekonomi menyebabkan terjadinya interaksi antar negara terutama dalam hal perdagangan.
• Konversi lahan pertanian menyebabkan perubahan ruang.
• Setiap negara di Asia Tenggara memiliki karakteristik berbeda.
• Kerja sama antarnegara dilakukan karena terdapat kebutuhan berbeda di setiap negara.
• Kerja sama di berbagai bidang mengakibatkan adanya perubahan ruang dan interaksi atau aktivitas masyarakat ASEAN dalam bidang ekonomi, sosial, budaya, politik, dan pendidikan.

PART 2 Pengaruh Interaksi Sosial Terhadap Kehidupan Sosial dan Kebangsaan

Mobilitas sosial selalu terjadi dalam kelompok masyarakat.
• Mobilitas sosial dapat terjadi secara vertikal dan horizontal. Mobilitas sosial vertikal dapat menimbulkan kekecewaan apabila bentuknya berupa mobilitas vertikal ke bawah.
• Agar terhindar dari mobilitas vertikal ke bawah, individu atau kelompok hendaknya selalu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik.
• Bangsa Indonesia memiliki keragaman sosial budaya dalam bentuk perbedaan suku bangsa, bahasa, budaya, dan agama.
• Untuk mendukung keragaman sosial budaya sebagai modal pembangunan nasional, harus tercipta interaksi yang positif dan menjunjung tinggi keberagaman sosial-budaya.
• Bangsa Indonesia harus senantiasa menjalin interaksi positif yang mengarah pada kerja sama untuk mencapai tujuan bersama, yakni pembangunan masyarakat Indonesia.
• Perbedaan harus dikelola dengan baik sehingga mendorong tujuan pembangunan nasional. Berbagai lembaga berperan penting dalam mengelola perbedaan menjadi kekayaan bangsa.
• Dalam hidup berbangsa dan bernegara, kita juga tidak dapat lepas dari konflik. Karena itulah, hendaknya konflik dikelola dengan baik sehingga tidak menimbulkan dampak yang merugikan.

PART 3 Keunggulan Dan Keterbatasan Antarruang Dan Pengaruhnya Terhadap Kegiatan Ekonomi, Sosial, Budaya di Indonesia dan Asean

Pelaku ekonomi terdiri atas rumah tangga konsumen, rumah tangga produsen, pemerintah serta masyarakat luar negeri.
• Rumah tangga konsumen berperan sebagai konsumen sekaligus penyedia faktor produksi, sedangkan rumah tangga produsen berperan sebagai produsen sekaligus pengguna faktor produksi.
Pemerintah berperan sebagai konsumen, produsen, dan regulator.
• Sektor luar negeri berperan sebagai konsumen dan produsen.
Barang/jasa yang diproduksi oleh rumah tangga produsen dijual di pasar output atau pasar barang dan jasa, sedangkan penawaran dan permintaan faktor produksi terjadi di pasar faktor produksi.
• Batas dan jarak bukan lagi menjadi penghalang adanya perdagangan antardaerah atau antarpulau bahkan antarnegara.
• Perbedaan sumber daya serta keunggulan menjadi faktor utama terjadinya perdagangan antardaerah dan antarnegara.
Ekonomi maritim dan agrikultur merupakan sektor penting yang perlu dikembangkan karena perannya yang besar terhadap pembangunan ekonomi.
• Ekonomi maritim (maritime economy) merupakan kegiatan ekonomi yang mencakup transportasi laut, industri galangan kapal dan perawatannya, pembangunan dan pengoperasioan pelabuhan beserta industri dan jasa terkait.
• Hasil pengembangan berbagai sektor dan aktivitas perdagangan perlu didistribusikan kembali pada masyarakat secara adil dan merata sehingga tercapai kesejahteraan masyarakat.
• Dalam rangka mewujudkan pemerataan redistribusi pendapatan, pemerintah telah melakukan beberapa usaha antara lain pemberian subsidi dan pengenaan pajak.

PART 4 Perubahan Masyarakat Indonesia Pada Masa Penjajahan dan Tumbuhnya Semangat Kebangsaan

• Kedatangan bangsa-bangsa Barat ke Indonesia telah menyebabkan kolonialisme dan imperialisme.
• Hidup dalam penjajahan menyebabkan penderitaan rakyat dalam berbagai bidang. Perubahan yang terjadi pada masa kolonial lebih banyak merugikan bangsa Indonesia.
•Pemerintah kolonial tidak memiliki perhatian serius untuk memajukan negeri jajahan. Bangsa Indonesia mencintai perdamaian, tetapi bangsa Indonesia lebih mencintai kemerdekaan.
• Kesewenang-wenangan penjajah mendorong bangsa Indonesia melawan. Perjuangan untuk melepaskan diri dari penjajahan memerlukan pengorbanan yang sangat besar. Satu-demi satu perlawanan di berbagai daerah dapat dipatahkan penjajah.
• Memasuki abad XIX, bangsa Indonesia sadar bahwa salah satu kelemahan perjuangan selama ini adalah berjuang sendiri-sendiri, lebih mengandalkan satu pemimpin.
• Pada tahun 1928, secara tegas bangsa Indonesia mengikatkan diri dalam perjuangan nasional melalui ikrar Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928.
• Usaha bangsa Indonesia mencapai kemerdekaan tercapai dengan diproklamasikannya kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Sejak saat itulah bangsa Indonesia hidup dalam kemerdekaan hingga saat ini. Sepatutnya kalian terus berjuang mempertahankan kemerdekaan dan mengisi pembangunan untuk mencapai kejayaan bangsa dan negara.
• Pada masa penjajahan Jepang dan Belanda, masyarakat Indonesia mengalami banyak perubahan terutama dalam aspek geografis, pendidikan, ekonomi, dan politik.

KAMUS ISTILAH IPS 8

Perhatikan kata-kata yang berwarna biru di bawah ini :

Abstrak : Tidak berwujud; tidak berbentuk; mujarad; niskala.
Adat istiadat : Himpunan kaidah-kaidah sosial yang sejak lama ada dan telah menjadi kebiasaan (tradisi) dalam masyarakat.
Afeksi : Berkenaan dengan perasaan menanggapi objek tertentu.
Agen : Orang atau perusahaan perantara yang mengusahakan penjualan bagi perusahaan lain atas nama pengusaha; agen juga merupakan perwakilan, atau penyalur dalam kegiatan distribusi. Aksesibilitas : Keterjangkauan atau mudah tidaknya suatu tempat untuk dijangkau.
Atheis : Golongan orang-orang yang tidak mengakui adanya Tuhan.
Barter : Kegiatan tukar-menukar barang atau jasa yang terjadi tanpa perantaraan uang.
Batavia : Nama yang diberikan oleh orang Belanda pada koloni dagang yang sekarang tumbuh menjadi Jakarta, ibu kota Indonesia.
Comanditaire Vennootschap : Suatu persekutuan yang didirikan oleh seorang atau beberapa orang yang mempercayakan uang atau barang kepada seorang atau beberapa orang yang menjalankan perusahaan dan bertindak sebagai pemimpin.
Consanguine family : Keluarga yang tidak didasarkan pada pertalian kehidupan suami istri, melainkan pada pertalian darah atau ikatan keturunan dari sejumlah orang kerabat.
Cuaca : Keadaan udara pada saat tertentu dan di wilayah tertentu yang relatif sempit dan pada jangka waktu yang singkat.
Cultuur Stelsel : Tanam paksa yang diterapkan Gubernur Jenderal Hindia Belanda Van den Bosch tahun 1830, dimana rakyat diwajibkan menanam tanaman ekspor yang laku di Eropa guna menutupi hutang Belanda.
Direksi : Organ perusahaan yang bertanggung jawab penuh atas pengurusan perusahaan untuk kepentingan dan tujuan perusahaan sesuai dengan ketentuan anggaran dasar.
Efisiensi : Ketepatan cara (usaha, kerja) dalam menjalankan sesuatu.
Emosional : Menyentuh perasaan; mengharukan.
Entitas (entity) : Sebuah objek yang keberadaannya dapat dibedakan terhadap objek lain.
Fauna : Segala macam jenis hewan yang hidup di bagian tertentu atau periode tertentu.
Firma : Badan usaha yang didirikan oleh 2 orang atau lebih dimana tiap-tiap anggota bertanggung jawab penuh atas perusahaan.
Flora : Segala macam jenis tanaman atau tumbuhan.
Fungsi laten : Fungsi terselubung.
Fungsi manifes : Fungsi nyata.
Garis bujur : Garis khayal yang memanjang dari timur ke barat digunakan untuk menentukan lokasi di bumi.
Garis lintang : Garis khayal yang memanjang dari utara ke selatan digunakan untuk menentukan lokasi di bumi.
Geostrategis : Posisi letak di bumi yang menguntungkan, geostrategis Indonesia adalah berkaitan dengan letak Indonesia yang berada di antara dua benua yakni benua Asia dan Australia, serta terletak di antara dua samudra, yakni Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.
GMT : (Greenwich Mean Time) Dasar penetapan zona waktu di dunia.
Iklim : Rerata keadaan udara atau cuaca yang terjadi pada rentang wilayah yang luas serta rentang waktu yang lama. Wilayah tersebut bisa satu benua atau negara dengan waktu, misalnya 10 tahun atau 20 tahun.
Imperialisme : Sistem politik yang bertujuan menjajah negara lain untuk mendapatkan kekuasaan dan keuntungan lebih besar.
Institution : Lembaga.
Internet Banking : Pemanfaatan teknologi internet, sebagai media untuk melakukan transaksi yang berhubungan dengan transaksi perbankan. Kegiatan ini menggunakan jaringan internet, sebagai perantara atau penghubung antara nasabah bank dan pihak bank.
Kapitalis : Kaum bermodal; orang yang bermodal besar; golongan atau orang yang sangat kaya. Kapitalisme : Sistem dan paham ekonomi (perekonomian) yang modalnya (penanaman modalnya, kegiatan industrinya) bersumber pada modal pribadi atau modal perusahaan swasta dengan ciri persaingan dalam pasaran bebas.
Karst : Bentukan bentang alam pada batuan karbonat yang khas berupa bukit, lembah, dolina (cekungan), dan goa.
Kearifan lokal : Gagasan-gagasan setempat (lokal) yang bersifat bijaksana, penuh kearifan, bernilai baik, yang tertanam dan diikuti oleh anggota masyarakatnya.
Keluarga : Lingkungan yang terdapat beberapa orang yang masih memiliki hubungan darah.
Keluarga inti : Keluarga yang didasarkan atas ikatan perkawinan dan terdiri dari seorang suami, istri, dan anak-anak mereka yang belum kawin.
Kerja paksa : Semua pekerjaan yang dipaksakan pada setiap orang dengan ancaman hukuman karena orang tersebut tidak menyediakan diri secara sukarela.
Koersif : Kekerasan.
Kolonialisme : Penguasaan oleh suatu negara atas daerah atau bangsa lain dengan maksud untuk memperluas suatu negara.
Komisaris : Sekelompok orang yang dipilih atau ditunjuk untuk mengawasi kegiatan suatu perusahaan atau organisasi.
Komposisi penduduk : Sebuah mata statistik dari statistik kependudukan yang membagi dan membahas masalah kependudukan dari segi umur dan jenis kelamin.
Komunikasi : Pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami. Komunikasi juga berarti hubungan atau kontak.
Konservasi : Pelestarian atau perlindungan.
Konstruktif : Membangun.
Konsumerisme : Gaya hidup yang menganggap barang-barang mewah adalah ukuran kebahagiaan. Koperasi : Organisasi ekonomi rakyat yang berwatak sosial dan beranggotakan orang-orang, badan-badan hukum koperasi yang merupakan tata susunan ekonomi sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.
Liberalisasi : Proses untuk menerapkan paham liberal kehidupan (tata negara dan ekonomi).
Lokasi : Tempat; keunggulan lokasi berarti keunggulan tempat.
Makelar : Perantara perdagangan (antara pembeli dan penjual), orang yang menjual barang atau mencarikan pembeli orang atau badan hukum yang berjual beli jasa dan barang untuk orang lain atas dasar komisi.
Makro : Besar.
Migrasi : Perpindahan penduduk dari satu tempat (negara dsb.) ke tempat (negara dsb.) lain untuk menetap.
Monopoli : Penguasaan pasar yang dilakukan oleh satu atau sedikit perusahaan; suatu situasi dalam pasar di mana hanya ada satu atau segelintir perusahaan yang menjual produk atau komoditas tertentu.
Multikultural : Suatu masyarakat yang terdiri dari beberapa macam komunitas budaya dengan segala kelebihannya, dengan sedikit perbedaan konsepsi mengenai dunia, suatu sistem arti, nilai, bentuk organisasi sosial, sejarah, adat serta kebiasaan.
Nasionalisme : Paham mencintai bangsa dan negara sendiri.
Norma : Aturan yang berlaku di kehidupan bermasyarakat.
Organ : Kelompok jaringan yang melakukan beberapa fungsi.
Partai politik : Organisasi politik yang menjalani ideologi tertentu atau dibentuk dengan tujuan khusus.
Pelapukan : Proses merombak dan meluruhnya massa batuan di permukaan bumi yang disebabkan karena proses fisik, kimia, dan biologi.
Penduduk : Orang atau orang-orang yangg mendiami suatu tempat (kampung, negeri, pulau, dan sebagainya).
Perjanjian Bongaya : Perjanjian antara VOC dengan Sultan Hasanuddin setelah VOC berhasil mengalahkan perlawanan Sultan Hasanuddin. Salah satu isi perjanjian adalah VOC diperbolehkan melakukan monopoli perdagangan di Sulawesi.
Persekutuan : Bentuk bisnis dimana dua orang atau lebih bekerja sama mengoperasikan perusahaan untuk mendapatkan profit.
Perseroan : Bisnis yang kepemilikannya dipegang oleh beberapa orang dan diawasi oleh dewan direktur.
Persuasif : Membujuk secara halus (supaya menjadi yakin).
Perusahaan perseroan : Perusahaan yang semua modalnya berbentuk saham, yang jenis peredarannya tergantung jenis saham tersebut.
Piramida : Bentuk atau bangun yang menyerupai segi tiga sama kaki yang sudutnya terbentuk oleh dua kaki itu berada di atas. Piramida penduduk adalah dua buah diagram batang, pada satu sisi menunjukkan jumlah penduduk laki-laki dan pada sisi lainnya menunjukkan jumlah penduduk perempuan dalam kelompok interval usia penduduk lima tahunan. Penduduk laki-laki biasanya digambarkan di sebelah kiri dan penduduk wanita di sebelah kanan. Grafik dapat menunjukkan jumlah penduduk atau persentase jumlah penduduk terhadap jumlah penduduk total.
Plateau atau plato : Dataran yang terletak pada ketinggian di atas 700m dpl.
Politik adu domba : Kombinasi strategi politik, militer, dan ekonomi yang bertujuan mendapatkan dan menjaga kekuasaan dengan cara memecah kelompok besar menjadi kelompok-kelompok kecil yang lebih mudah ditaklukkan.
Politik Etis : Suatu pemikiran yang menyatakan bahwa pemerintah kolonial memegang tanggung jawab moral bagi kesejahteraan pribumi. Pemikiran ini merupakan kritik terhadap politik Tanam Paksa.
Praaksara : Masa kehidupan manusia sebelum mengenal tulisan.
Pranata sosial : Suatu sistem norma untuk mencapai suatu tujuan atau kegiatan yang oleh masyarakat dipandang penting.
Preventif : Usaha pencegahan; pengendalian sosial yang dilakukan sebelum terjadinya pelanggaran. Produksi : Kegiatan menciptakan atau menambah nilai guna suatu barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan manusia.
Proteksi : Perlindungan.
Prototipe : Model yang menyerupai aslinya.
Rekayasa genetika : Suatu proses manipulasi gen yang bertujuan untuk mendapatkan organisme yang unggul.
Reproduksi : Kemampuan makhluk hidup untuk menghasilkan keturunan yang baru.
Rodi : Kerja paksa pada masa pemerintah Hindia Belanda.
Role model : Seseorang yang kita jadikan contoh dalam satu atau beberapa hal.
Romusha : Panggilan bagi orang-orang Indonesia yang dipekerjakan secara paksa pada masa penjajahan Jepang di Indonesia.
Seikerei : Sebuah tradisi yang berasal dari masyarakat Jepang. Seikerei adalah tindakan membungkukkan setengah badan seperti posisi ruku dalam sholat dengan badan menghadap ke arah matahari dan dilakukan pada pagi hari ketika matahari sudah muncul dengan sempurna.
Sensus : Perhitungan penduduk suatu negara dengan cara mengumpulkan, menghimpun, dan menyusun data penduduk pada waktu dan tempat tertentu.
Shared goal : Suatu tujuan yang ingin dicapai bersama.
Social institution : Lembaga sosial.
Spesialisasi : Proses yang memperhatikan perbedaan setiap anggota dari sebuah entitas sehingga anggota dari sebuah entitas bisa dikelompokkan ke dalam kelompok yang lebih kecil.
Spiritual : Hal-hal yang berhubungan dengan jiwa atau batin.
Sumpah Pemuda : Satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Diikrarkan pada tanggal 28 Oktober 1928 dan dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia.
Tanah longsor : Peristiwa geologi yang terjadi karena pergerakan masa batuan atau tanah.
Tanam paksa : Peraturan yang dikeluarkan oleh Gubernur Jenderal Johannes van Den Bosch pada tahun 1830 yang mewajibkan setiap desa menyisihkan sebagian tanahnya (20%) untuk ditanami komoditi ekspor, khususnya kopi, tebu, dan tarum (nila).
Teknologi : Keseluruhan sarana untuk menyediakan barangbarang dan jasa yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia, atau cara untuk mempermudah kehidupan manusia sebagai hasil ilmu dan pengetahuan.
Topografi : Gambaran tentang tingkat kemiringan dan ketinggian tanah dari permukaan laut. Transportasi : Pengangkutan barang oleh berbagai jenis kendaraan sesuai dengan kemajuan teknologi.
Transisi : Peralihan.
Urbanisasi : Proses perpindahan penduduk dari desa ke kota.
Vitalitas : Kemampuan untuk bertahan hidup.
Vulkanis : Memiliki sifat gunung berapi; daerah vulkanis artinya daerah yang memiliki sifat gunung berapi.
Website : (Atau situs) Kumpulan halaman yang menampilkan informasi data teks, data gambar diam atau gerak, data animasi, suara, video dan atau gabungan dari semuanya, baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman (hyperlink).

********************************IPS KELAS 9*******************************

PART 1 Potensi Dan Upaya Indonesia Menjadi Negara Maju

1. Posisi Indonesia sangat strategis, terletak di antara dua benua dan dua samudra
2. Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam. Namun, eksploitasi yang terus-menerus dilakukan membuat cadangan sumber daya alam makin berkurang sehingga beberapa di antaranya mulai diimpor.
3. Indonesia memiliki sumber daya manusia berupa jumlah penduduk yang sangat besar untuk kepentingan pembangunan. Namun, kualitas sumber daya manusia yang dimiliki Indonesia masih di bawah kualitas sumber daya manusia di negara-negara maju.
4. Tenaga kerja (man power) adalah penduduk usia 15 tahun ke atas yang sedang bekerja; memiliki pekerjaan namun sementara tidak bekerja, seseorang yang tidak memiliki pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan dikategorikan bekerja.
5. Angkatan kerja (labor force) adalah mereka yang sedang bekerja dan penganggur. Tenaga kerja terdiri atas angkatan kerja dan bukan angkatan kerja. Angkatan kerja terdiri atas golongan yang bekerja dan golongan yang menganggur dan mencari pekerjaan. Kelompok bukan angkatan kerja terdiri atas golongan yang bersekolah, golongan yang mengurus rumah tangga, dan golongan lain-lain atau penerima pendapatan.
6. Tenaga kerja Indonesia memiliki karakteristik: pendidikan rendah, angka pengangguran yang cukup tinggi, kompetensi dan etos kerja yang masih rendah, masih berbudaya kerja kultur agraris, dan menggunakan sistem manual dalam bekerja.
7. Bagian terbesar dari tenaga kerja Indonesia masih bekerja masih bekerja pada sektor primer yang langsung memanfaatkan sumber daya alam.
8. Jika dibandingkan dengan negara-negara ASEAN, jumlah penduduk usia produktif Indonesia lebih banyak.  
9. Berdasarkan laporan yang dikeluarkan oleh UNDP tahun 2014, pada tahun 2013, Indonesia berada pada peringkat 108 atau termasuk dalam kelompok sedang (Medium Human Development).
10. Sarana dan prasarana transportasi di Indonesia masih perlu ditingkatkan jumlah dan kualitasnya.
11. Beberapa upaya Indonesia menjadi negara maju di dunia, di antaranya adalah meningkatkan pendapatan per kapita, meningkatkan akses dan kualitas pendidikan, menguasai Iptek
12. Karakteristik negara maju, yaitu pendapatan per kapita yang tinggi, tingkat kemiskinan yang rendah, laju pertumbuhan penduduk yang rendah, pelayanan kesehatan sangat memadai, tingkat pendidikan penduduk yang tinggi, kemajuan teknologi yang tinggi, tingkat pengangguran yang rendah, keadaan sosial budaya terus berkembang, industrialisasi berkembang pesat, dan pertanian tidak lagi dominan.
13. Contoh negara maju di dunia adalah Jepang, Amerika Serikat, Inggris, dan Jerman.

PART 2 Perkembangan Masyarakat Indonesia Menuju Negara Maju

1. Laju pertumbuhan penduduk bervariasi antara satu negara dan negara lainnya. Indonesia termasuk negara dengan tingkat pertumbuhan penduduk yang sedang.2 Pertumbuhan penduduk dapat membawa dampak positif antara lain :
a. tersedianya tenaga kerja
b. berkembangnya jumlah dan jenis usaha lokal
c. meningkatnya investasi atau penanaman modal
d. meningkatnya inovasi untuk memenuhi kebutuhan hidup

3. Pertumbuhan penduduk dapat membawa dampak negatif antara lain :
a. meningkatnya angka pengangguran
b. meningkatnya angka kriminal
c. meningkatnya angka kemiskinan
d. berkurangnya lahan untuk pertanian dan permukiman
e. makin banyaknya sampah atau limbah serta polusi
f. ketersediaan pangan makin berkurang
g. kesehatan masyarakat makin menurun
h. berkembangnya permukiman tidak layak huni

4. Pada awal Kemerdekaan, situasi politik Indonesia masih mencari bentuknya. Hal ini ditandai dengan pembentukan struktur pemerintahan, perubahan bentuk negara menjadi Republik Indonesia Serikat (RIS), serta perubahan bentuk negara kembali menjadi negara kesatuan.
5. Perubahan-perubahan politik yang terjadi pada masa Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin antara lain seperti berikut.
a. Pergantian Kabinet pada masa Demokrasi Liberal yang terjadi dalam waktu relatif singkat.
b. Perubahan sistem Kabinet Parlementer menjadi sistem Kabinet Presidensial.

6. Pada masa pemerintahan Orde Baru, pemerintah melakukan beberapa perubahan sistem politik di antaranya:
a. penyederhanaan partai politik
b. pelaksanaan peran ganda (dwifungsi) ABRI

7. Pada masa reformasi, pemerintah melakukan reformasi pada bidang politik di antaranya:
a. Reformasi di bidang ideologi negara dan konstitusi
b. pemberdayaan DPR, MPR, DPRD
c. reformasi lembaga kepresidenan dan kabinet
d. penghapusan peran ganda (dwifungsi) ABRI secara bertahap

8. Pada awal Kemerdekaan, keadaan ekonomi bangsa Indonesia masih belum stabil. Hal ini disebabkan oleh masalah-masalah ekonomi yang terjadi saat itu, misalnya inflasi yang terlalu tinggi (hiperinflasi) dan blokade laut yang dilakukan Belanda.
9. Pada masa Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin, perekonomian Indonesia masih menghadapi berbagai masalah ekonomi, seperti beban ekonomi dan keuangan yang harus ditanggung oleh Indonesia sebagaimana yang disepakati dalam Konferensi Meja Bundar (KMB), defisit keuangan, serta upaya mengubah struktur ekonomi kolonial menjadi ekonomi nasional yang tersendat-sendat.
10. Pada masa Orde Baru, ekonomi Indonesia berkembang pesat. Perkembangan ini berhasil dilakukan salah satunya karena didukung oleh keberhasilan pemerintah dalam menjaga stabilitas politik dan keamanan negara.
11. Pada masa reformasi, Indonesia tengah menghadapi krisis ekonomi. Upaya mengatasi krisis yang dilakukan pada beberapa periode pemerintahan di masa masa reformasi berhasil membuat ekonomi Indonesia menjadi kembali stabil.
12. Upaya pengembangan pendidikan di Indonesia sudah dilakukan sejak Indonesia merdeka hingga saat ini (masa reformasi). Usaha-usaha tersebut antara lain seperti berikut.
a. Pembentukan Panitia Penyelidik Pengajaran Republik Indonesia.
b. Penyusunan konsepsi pendidikan yang dititikberatkan kepada spesialisasi pengetahuan teknik yang sangat dibutuhkan oleh dunia modern.
c. Pendirian universitas baru di setiap ibu kota provinsi dan menambah jumlah fakultas-di universitas-universitas yang ada untuk memberikan kesempatan anak didik melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi
d. Dimunculkannya sebuah konsepsi pendidikan yang dikenal dengan sekolah pembangunan. e. Memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20% dari anggaran pendapatan belanja negara dan perubahan kurikulum.

13. Dalam rangka melestarikan budaya nasional Indonesia, pemerintah melakukan usaha pengamanan budaya dan seni melalui inventarisasi, dokumentasi, dan penelitian warisan budaya nasional, pembinaan dan pemeliharaan peninggalan-peninggalan purbakala, serta mendaftarkan budaya nasional Indonesia ke UNESCO.

PART 3 Kerja Sama Antarnegara

1. Kerja sama antarnegara adalah bentuk hubungan yang dilakukan oleh suatu negara dan negara lain yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan rakyat. Kerja sama antarnegara meliputi kerja sama di bidang politik, ekonomi, dan sosial-budaya dengan berpedoman pada politik luar negeri masing-masing.
2. Dalam menyelenggarakan kerja sama antarnegara, Indonesia menerapkan prinsip luar negeri bebas aktif, yakni bebas menentukan pilihan untuk berhubungan dengan negara manapun dan aktif dalam menciptakan perdamaian dunia.
3. Kerja sama regional adalah kerja sama yang dilakukan oleh negara-negara yang berada dalam satu region (wilayah) tertentu, contohnya ASEAN. Kerja sama internasional adalah kerja sama yang dilakukan oleh banyak negara yang tidak terbatas dalam satu region (wilayah) tertentu, contohnya PBB.
4. Lembaga keuangan memiliki peran penting dalam kerja sama ekonomi antarnegara. Misalnya, dalam kegiatan ekspor-impor, lembaga keuangan berperan sebagai penjamin pembayaran dan fasilisator pembiayaan perdagangan antara eksportir dan importir. Lembaga keuangan dikelompokkan menjadi dua kelompok, yaitu lembaga keuangan bank dan lembaga keuangan bukan bank.
5. Perdagangan internasional adalah perdagangan yang dilakukan suatu negara dan negara lain yang diwujudkan dengan kegiatan ekspor dan impor.
6. Kerja sama antarnegara bidang sosial-budaya mencakup kerja sama bidang kebudayaan, kemanusiaan, pendidikan, ilmu pengetahuan, kesehatan, informasi dan telekomunikasi, lingkungan hidup, penanggulangan bencana alam, dan lainnya.
7. Peran aktif Indonesia dalam kerja sama antarnegara bidang sosial budaya antara lain diwujudkan dengan mengikuti program pertukaran pelajar, menjadi peserta dan penyelenggara berbagai kompetisi internasional dalam bidang ilmu pengetahuan maupun olahraga, serta menyelenggarakan kerja sama bidang pendidikan dengan negara-negara lain.
8. Keikutsertaan dalam kerja sama antarnegara telah memberikan manfaat besar bagi Indonesia khususnya pada masa awal Kemerdekaan. Dalam rangka mempertahankan kemerdekaan, bangsa Indonesia melakukan perjuangan melalui jalur diplomasi hingga berhasil mendapatkan dukungan dunia internasional terhadap kemerdekaan dan kedaulatan Indonesia.

PART 4 Modernisasi dan Perubahan Sosial Budaya

1. Modernisasi dan perubahan sosial-budaya merupakan hasil dari dinamika interaksi manusia dengan lingkungan alam, sosial, budaya, maupun ekonomi. Modernisasi dan perubahan sosial-budaya dalam masyarakat adalah proses yang tidak dapat dihindari.
2. Pelaksanaan modernisasi telah merambah semua bidang kehidupan, baik bidang teknologi, ilmu pengetahuan dan pendidikan, ekonomi, komunikasi, informasi dan transportasi, politik dan ideologi serta bidang keagamaan.
3. Dalam pelaksanaannya, modernisasi membawa pengaruh terhadap perubahan sosial-budaya dalam masyarakat. Pengaruh yang dirasakan ada yang bersifat positif dan ada yang bersifat negatif.
4. Pengaruh positif yang dapat dirasakan dengan adanya modernisasi di antaranya adalah perubahan tata nilai dan sikap, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta meningkatnya efektivitas dan efisiensi dalam berbagai bidang kehidupan.
5. Pengaruh negatif modernisasi bagi perubahan sosial-budaya dalam masyarakat cukup besar. Pengaruh tersebut di antaranya adalah westernisasi, demoralisasi, kesenjangan sosial ekonomi, kriminalitas, kenakalan remaja, pencemaran lingkungan, dan individualisme yang tinggi.
6. Pengaruh negatif tersebut berujung pada pergeseran akan keberadaan jati diri bangsa.
7. Jati diri khas yang dimiliki bangsa Indonesia mulai tergeser bahkan tergantikan oleh jati diri yang berupa sikap, perilaku, dan paham yang masuk akibat modernisasi.
8. Jati diri bangsa sebagai nilai luhur yang dimiliki bangsa Indonesia harus dijaga dan dilestarikan keberadaannya. Salah satu cara untuk mempertahankan eksistensi jati diri bangsa dapat dilakukan melalui pewarisan budaya.
KAMUS ISTILAH IPS 9

Perhatikan kata-kata yang berwarna hijau di bawah ini :

Akulturasi proses pertemuan dua kebudayaan atau lebih yang lambat laun
Bank badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan tarafhidup rakyat banyak
Bank syariah bank yang dalam aktivitasnya, baik dalam menghimpun dana maupun menyalurkan dana, memberikan dan mengenakan imbalan atas dasar prinsip syariah
Budaya suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi
Dekrit keputusan atau perintah yang dikeluarkan oleh presiden atau pengadilan
Delegasi orang yang ditunjuk dan mewakili suatu perkumpulan dalam suatu perundingan
Demonstration effect suatu pengaruh seseorang memiliki daya beli bukan karena faktor kebutuhan tetapi takut akan sebutan ketinggalan zaman dan hanya untuk memenuhi gaya hidup
Devisa alat pembayaran yang digunakan dan dapat diterima secara internasional
Diplomasi urusan kepentingan sebuah negara dengan perantaraan wakil-wakilnya di negara lain
Diplomat orang yang ditunjuk oleh negara untuk melakukan diplomasi dengan negara lain atau organisasi internasional
Discovery penemuan unsur baru yang belum pernah ada sebelumnya
Ekspor kegiatan menjual atau mengirim barang dagangan ke luar negeri sesuai dengan ketentuan pemerintah dengan pembayaran atau mata uang internasional yaitu dollar amerika
Embargo larangan yang dikeluarkan pemerintah untuk melakukan impor atau ekspor barang tertentu ke negara lain dalam rangka kebijakan yang berkaitan dengan politik, ekonomi, ataupun kebijakan lain
Enkulturasi proses mempelajari dan menyesuaikan alam pikiran dan sikap individu dengan sistem norma, adat, dan peraturan yang hidup dalam kebudayaannya
Enkulturasi proses mempelajari kebudayaan oleh seseorang
Etnosentrisme paham atau anggapan yang menganggap bahwa suku bangsanya lebih unggul dari suku bangsa lain
Gas alam bahan bakar fosil berbentuk gas yang terutama terdiri dari metana ch4. Ia dapat ditemukan di ladang minyak, ladang gas bumi dan juga tambang batu bara
Hedonisme suatu pandangan hidup yang menganggap bahwa kesenangan dan kenikmatan materi merupakan tujuan utama hidup
Ikan tangkap ikan yang diperoleh secara langsung di alam atau habitatnya, misalnya laut, tanpa melalui upaya budidaya atau pemeliharaan
Iklim keadaan cuaca dalam wilayah yang luas dan jangka waktu yang lama
Immaterial nonkebendaan
Individualisme perilaku mementingkan diri sendiri dan tidak mau tahu dengan urusan orang lain
Inovasi diterapkannya alat/ide baru untuk melengkapi atau menggantikan ide/alat yang lama
Interaksi sosial hubungan timbal balik antarmanusia
Internalisasi penyerapan nilai sosial budaya dalam diri seseorang dalam masyarakat
Internalisasi proses mempelajari kebudayaan yang mendarah daging dalam diri seseorang
Invention penyempurnaan unsur penemuan baru oleh serangkaian individu yang melibatkan beberapa pencipta
Investor orang atau lembaga yang menanamkan modalnya
Jalan arteri jalan umum yang berfungsi melayani angkutan utama dengan ciri perjalanan jarak jauh, kecepatan rata-rata tinggi, dan jumlah jalan masuk dibatasi secara berdaya guna
Jalan kolektor jalan umum yang berfungsi melayani angkutan pengumpul atau pembagi dengan ciri perjalanan jarak sedang, kecepatan rata-rata sedang, dan jumlah jalan masuk dibatasi
Jalan primer jaringan jalan dengan peranan pelayanan distribusi barang dan jasa untuk pengembangan semua wilayah di tingkat nasional, dengan menghubungkan semua simpul jasa distribusi yang berwujud pusat-pusat kegiatan
Jalan sekunder sistem jaringan jalan dengan peranan pelayanan distribusi barang dan jasa untuk masyarakat di dalam kawasan perkotaan
Jati diri bangsa merupakan suatu sifat, watak, rasa, akal, kehendak, semangat, roh, kesadaran, dan kekuatan yang terdapat dalam jiwa manusia sebagai proses belajar tentang nilai-nilai budaya yang luas dan muncul dalam tindakan
Jati diri merupakan suatu sifat, watak, akal, rasa, karsa, kehendak, semangat, roh kesadaran dan kekuatan yang terdapat dalam jiwa manusia sebagai hasil proses belajar tentang nilai-nilai budaya yang luas dan yang muncul dalam perilaku atau tindakan
Kabinet badan atau dewan pemerintahan yang terdiri atas para menteri
Kenakalan remaja segala bentuk perilaku menyimpang yang dilakukan oleh remaja yang bisa dikategorikan sebagai tindakan kriminal apabila dilakukan oleh orang dewasa
Kepribadian ciri watak khas yang dimiliki seseorang yang membedakannya dengan orang lain
Kerak bumi lapisan terluar bumi yang terbagi menjadi dua kategori, yaitu kerak samudra dan kerak benua
Komoditas sesuatu benda nyata yang relatif mudah diperdagangkan, dapat diserahkan secara fisik, dapat disimpan untuk suatujangka waktu tertentu dan dapat dipertukarkan dengan produk lainnya dengan jenis yang sama
Komunikasi proses penyampaian informasi dari komunikator ke komunikan menghasilkan kebudayaan campuran namun identitas setiap kebudayaan masih ada
Komunis penganut paham komunisme
Konsumtivisme mengonsumsi barang dan jasa yang sebenarnya bukan merupakan keperluannya Sikap hidup boros
Korupsi penyelewengan atau penyalahgunaan uang negara untuk kepentingan pribadi atau orang lain
Kriminalitas segala bentuk perbuatan yang melanggar norma hukum
Letak geologis letak suatu wilayah berdasarkan susunan batuan yang ada pada bumi
Masa glasial waktu suhu menurun dalam jangka masa yang lama dalam iklim bumi, menyebabkan peningkatan dalam keluasan es di kawasan kutub dan gletser gunung
Masalah sosial suatu kondisi yang tidak sesuai antara harapan dan kenyataan sehingga masyarakat menginginkan untuk menyelesaikannya
Material bidang kebendaan
Pewarisan budaya proses penerusan kebudayaan dari satu generasi ke generasi berikutnya
Plywood bahan dasar yang umum digunakan untuk pembuatan furniture dalam bentuk kulit kayu yang berlapis-lapis dan dipress
Potensi lestari potensi penangkapan ikan yang masih memungkinkan ikan untuk melakukan regenerasi sehingga jumlah ikan yang ditangkap tidak akan mengurangi populasi ikan
Prasarana segala sesuatu yg merupakan penunjang utama terselenggaranya suatu proses (usaha, pembangunan, proyek, dsb),misalnya jalan dan angkutan merupakan prasarana penting bagi pembangunan suatu daerah
Primodialisme paham yang beranggapan bahwa segala sesuatu yang melekat pada dirinya sejak lahir harus didahulukan
Ras pengelompokan manusia berdasarkan ciri fisik yang tampak dari luar
Reformasi perubahan secara drastis untuk perbaikan (bidang sosial, politik, atau agama) dalam suatu masyarakat atau negara
Sarana segala sesuatu yang dapat di pakai sebagai alat dan bahan untuk mencapai maksud dan tujuan dari suatu proses produksi
Selat sebuah wilayah perairan yang relatif sempit yang menghubungkan dua bagian perairan yang lebih besar, dan karenanya pula biasanya terletak di antara dua permukaan daratan
Sosialisasi proses belajar seorang individu tentang nilai dan norma sosial yang berlaku dalam masyarakat
Proses belajar nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat
Sumberdaya alam segala sesuatu yang berasal dari alam yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia
Unsur universal budaya unsur kebudayaan yang umum ada di setiap masyarakat
Urbanisasi perpindahan penduduk dari desa ke kota
Veneer lembaran kayu tipis yang dihasilkan dari irisan, kupasan dan serutan gelondongan kayu / logs (balok). Dengan tehnologi khusus, gelondongan kayu diiris / diserut memanjang atau dikupas secara melingkar sehingga menghasilkan lembaran kayu setipis 0.25 mm s/d 0.75 mm
Westernisasi suatu perbuatan seseorang yang mulai kehilangan nasionalisnya yang meniru atau melakukan aktivitas kebarat-baratan Paham yang meniru gaya hidup barat

Semoga postingan "USBN 2018#rangkuman dan kamus istilah IPS" akan bermanfaat bagi siswa agar fokus mempersiapkan diri mengikuti USBN IPS, serta juga pelajar dan guru untuk menambah pengetahuan IPS sesuai dengan standard kurikulum 2013.
Jadilah mitra atau partner kami untuk mendapatkan aneka informasi atau artikel terbaru, serta mendapatkan file-file otomatis untuk siap di download, dengan mendaftar melalui SAYA INGIN MENJADI PARTNER, selanjutnya selesaikan 2 tahapan konfimasi email anda, yaitu mengisi email anda dan mengetik kombinasi angka atau huruf pencegah spam di kotak EMAIL SUBSCRIPTION REQUEST.
Terima kasih bagi pembaca yang sudah melihat, membaca, dan men-follow serta men-share artikel ini.

☺☺ MotivasiInspirasi dan Edukasi Indonesia☺☺

Thank you for reading the article entitled USBN 2018#rangkuman dan kamus istilah IPS

0 comments USBN 2018#rangkuman dan kamus istilah IPS